Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Naik Sepeda dari Jakarta Tiba di Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Tim Bicycle Journey of No Drugs, Jakarta-Bali dari Pemuda Pembaharuan Indonesia(PPI) yang melakukan touring 40 kota mengkampanyekan anti narkoba tiba di Jembrana, Rabu(1/8). Setelah sampai di Pemkab Jembrana tim tersebut diterima oleh Wakil Bupati Jembrana, I Putu Artha yang juga ketua Badan Narkotika Kabupaten(BNK).
Ketua tim kampanye anti narkoba bersepada, Willy G Kurniadi mengatakan, kampanye antinarkoba dengan bersepada itu dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Internasional 2007. "Yang kita lakukan ini sudah kami daftarkan di MURI sebagai kampaye anti narkoba terjauh dan terlama," terang Willy.
Dalam melakukan kampanye anti narkoba bersepada itu, kata PPI didukung oleh Kementrian Koordinator Kesejahteraan rakyat, Kantor Kementrian Pemuda dan Olah Raga, Mabes Polri, Polda Metrojaya, Bike To Work(Komunitas Pekerja Bersepeda Indonesia) serta Satuan mahasiswa Pemuda Pancasila.
Menurut Willy tujuan kampanye bersepeda ini agar masyarakat paham akan bahaya narkoba, karena jika dihitung dengan angka dalam sebulan orang Indonesia meninggal karna narkoba mencapai 1.250 orang dan artinya dalam sehari ada 40 orang mati sia-sia karena narkoba atau dalam setahun 15 ribu warga meninggal karena narkoba
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4472 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2267 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1572 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1533 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1019 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun