Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Bali Tuan Rumah Rakornas APTIKOM 2007
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Asosiasi Perguruan Tinggi Komputer dan Informatika (APTIKOM) merupakan organisasi yang beranggotakan sekitar 620 perguruan tinggi, atau sekitar 1400 program studi. Sebagai pemasok tenaga kerja, APTIKOM mencoba melakukan sinergi dengan Industri.
DR. Eko Indrajit, Ketua APTIKOM dalam undangan yang kirimkan ke seluruh anggotanya, mengagendakan pembahasan tentang kurikulum informatika, kompetensi lulusan, standarisasi gelar, softskill, sertifikasi profesi dan langkah strategis bersinergi dengan industri maupun pemerintah.
Evi Triandini, SP. M.Eng, koordinator acara yang juga kepala P3M STMIK STIKOM Bali menyampaikan kepada beritabali bahwa STMIK STIKOM Bali mendapat kehormatan menjadi tuan rumah even besar ini.
"Sebagai keynote speech nanti adalah Menteri Kominfo, dan pembicara nanti melibatkan seluruh asosiasi profesi di bidang komputer" ujar Evi. Hingga saat ini sudah terdaftar sekitar 30 perguruan tinggi seluruh Indonesia.
Lebih lanjut Evi menyampaikan, "Selain seminar dan rakornas, acara nanti juga ada pemberian APTIKOM award 2007 kepada Tukul Arwana, atas kontribusinya mempopulerkan perangkat teknologi informasi, yaitu Laptop". (gus)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3858 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1929 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1688 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1517 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1504 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun