Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Sanjaya: Tragedi di Baturiti Jadi Pengingat Pentingnya Menjaga Nilai Kemanusiaan
bbn/dok Humas Pemkab Tabanan/Sanjaya: Tragedi di Baturiti Jadi Pengingat Pentingnya Menjaga Nilai Kemanusiaan.
BERITABALI.COM, TABANAN.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, yang mengakibatkan meninggalnya seorang warga.
Di balik tragedi tersebut, Sanjaya mengajak masyarakat menjadikannya sebagai pengingat penting untuk terus menjaga nilai-nilai kemanusiaan, keamanan, dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan dan secara pribadi, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang ditinggalkan. Peristiwa ini menjadi duka bagi seluruh masyarakat Tabanan,” ujarnya.
“Sebagai Bupati Tabanan, sekaligus sebagai bagian dari masyarakat Tabanan, saya turut prihatin dan berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Kehilangan satu nyawa adalah duka bagi kita semua. Doa dan simpati kami menyertai keluarga yang ditinggalkan serta seluruh pihak yang terdampak,” ujar Sanjaya.
Menurut Sanjaya, kejadian tersebut harus menjadi refleksi bersama agar seluruh elemen masyarakat senantiasa mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam menyelesaikan setiap persoalan. Ia menegaskan bahwa keamanan, kedamaian, dan keharmonisan sosial merupakan fondasi yang selama ini menjadi kekuatan Kabupaten Tabanan.
Di tengah suasana duka, Sanjaya juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mengambil tindakan di luar koridor hukum. Ia meminta seluruh pihak memberikan kepercayaan penuh kepada aparat penegak hukum untuk menangani perkara secara profesional.
“Indonesia adalah negara hukum. Sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi adat, etika, dan nilai-nilai susila, mari kita bersama-sama menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Berikan ruang kepada aparat yang berwenang untuk bekerja secara profesional sehingga nantinya dapat menghasilkan keputusan yang adil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga korban, Pemerintah Kabupaten Tabanan telah menyiapkan santunan sebagai tali kasih. Bantuan tersebut diberikan sebagai wujud empati pemerintah kepada keluarga yang tengah menghadapi masa sulit akibat musibah tersebut.
Selain itu, Sanjaya mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, saling menghormati, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, suasana yang kondusif akan membantu proses hukum berjalan dengan baik sekaligus menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Tabanan.
Ia berharap seluruh masyarakat terus mengedepankan semangat kebersamaan, kedamaian, dan saling menghargai agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5850 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4603 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2569 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2212 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2197 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan