Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Sanjaya: Tragedi di Baturiti Jadi Pengingat Pentingnya Menjaga Nilai Kemanusiaan
bbn/dok Humas Pemkab Tabanan/Sanjaya: Tragedi di Baturiti Jadi Pengingat Pentingnya Menjaga Nilai Kemanusiaan.
BERITABALI.COM, TABANAN.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, yang mengakibatkan meninggalnya seorang warga.
Di balik tragedi tersebut, Sanjaya mengajak masyarakat menjadikannya sebagai pengingat penting untuk terus menjaga nilai-nilai kemanusiaan, keamanan, dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan dan secara pribadi, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang ditinggalkan. Peristiwa ini menjadi duka bagi seluruh masyarakat Tabanan,” ujarnya.
“Sebagai Bupati Tabanan, sekaligus sebagai bagian dari masyarakat Tabanan, saya turut prihatin dan berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Kehilangan satu nyawa adalah duka bagi kita semua. Doa dan simpati kami menyertai keluarga yang ditinggalkan serta seluruh pihak yang terdampak,” ujar Sanjaya.
Menurut Sanjaya, kejadian tersebut harus menjadi refleksi bersama agar seluruh elemen masyarakat senantiasa mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam menyelesaikan setiap persoalan. Ia menegaskan bahwa keamanan, kedamaian, dan keharmonisan sosial merupakan fondasi yang selama ini menjadi kekuatan Kabupaten Tabanan.
Di tengah suasana duka, Sanjaya juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mengambil tindakan di luar koridor hukum. Ia meminta seluruh pihak memberikan kepercayaan penuh kepada aparat penegak hukum untuk menangani perkara secara profesional.
“Indonesia adalah negara hukum. Sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi adat, etika, dan nilai-nilai susila, mari kita bersama-sama menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Berikan ruang kepada aparat yang berwenang untuk bekerja secara profesional sehingga nantinya dapat menghasilkan keputusan yang adil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga korban, Pemerintah Kabupaten Tabanan telah menyiapkan santunan sebagai tali kasih. Bantuan tersebut diberikan sebagai wujud empati pemerintah kepada keluarga yang tengah menghadapi masa sulit akibat musibah tersebut.
Selain itu, Sanjaya mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, saling menghormati, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, suasana yang kondusif akan membantu proses hukum berjalan dengan baik sekaligus menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Tabanan.
Ia berharap seluruh masyarakat terus mengedepankan semangat kebersamaan, kedamaian, dan saling menghargai agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1974 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1784 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1736 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1531 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun