Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Puluhan Anggota Pemuda Pancasila Demo Malaysia
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Puluhan anggota Pemuda Pancasila hari ini (31/08) menggelar aksi demo di Denpasar Bali. Mereka menilai permintaan maaf yang disampaikan pemerintah Malaysia, terkait pemukulan wasit karate Indonesia belum dilakukan dengan sungguh-sungguh atau serius.
Aksi demo dilakukan di kantor Pemuda Pancasila, Jalan Teuku Umar Denpasar.Dalam aksi demo yang berlangsung damai ini, diantaranya diisi dengan pernyataan sikap menanggapi permintaan maaf pemeritah Malaysia.Para pendemo menyatakan permohonan maaf pemerintah Malaysia merupakan suatu hal yang bijak namun belum dilakukan secara sungguh-sungguh.
“ Hal itu bisa dilihat dari pernyataan KOMNAS HAM Malaysia, Siva Subramanian, yang menyatakan nilai kasus penganiayaan wasit karate Indonesia, Donald Kalopita, merupakan hal kecil, †kata coordinator pendemo Made Ariandi.
Para pendemo juga menuntut agar Pemerintah Malaysia memecat para pelaku penganiayaan terhadap Donald Kalopita.
Jika pasca permintan maaf ini masih terjadi kasus pelanggaran baru, kami akan melaporkan Pemerintah Malaysia ke Mahkamah HAM Internasional, †imbuh Ariandi.
Usai menggelar demo, perwakilan pendemo kemudian mendatangi Konsul Kehormatan Malaysia di Kuta Bali. Pernyataan sikap para pendemo kemudian diserahkan kepada pejabat konsul Malaysia, Hery Andizar.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan