Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Tiga Desa Jadi Pilot Project Penanaman Jarak
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sejumlah lahan kering di Kecamatan Gerokgak mulai dilirik. Dan pada tahun ini tiga Desa di Kecamatan Gerokgak, yakni Desa Sumberkima, Pemuteran, dan Penyabangan dijadikan Pilot Project Penanaman Jarak Pagar.
"Proyek percontohan di tiga desa dengan acara menanam Jarak Pagar seluas dua puluh ribu hektar oleh investor asing, selanjutnya Jarak Pagar tersebut digunakan sebagai bahan biodisel, " ungkap Camat Gerokgak, Ida Bagus Oka Susrama.Menurut Oka Susrama, berdasarkan kajian pihak investor, lahan kritis di wilayah Kecamatan Gerokgak sangat potensial ditanami Jarak Pagar dan juga Jarak Kaliki.
Meski jenis tanah yang keras namun mampu menyuburkan tanaman Jarak Pagar dan jarak jenis lain."Setelah kami bersama pihak penanam modal mensosialisaikan kepada tokoh masyarakat rencana pengambangan Jarak Pagar di tiga desa disambut positif oleh tokoh masyarakat, " ungkap Oka Susrama.
Pengembangan Jarak Pagar oleh pihak investor asing dilakukan dengan sistem kerjasama.
Pihak petani diminta untuk menyiapkan lahan termasuk sebagai pekerja menanam jarak hingga panen.Sedangkan pihak investor akan mensuplai kebutuhan bibit jarak, obat-obatan, dan pupuk untuk mendukung pemeliharaan, sehingga produksi jarak menjadi maksimal.
Selain itu, pihak investor juga akan membangun satu buah pabrik pengolahan jarak di lokasi yang sama.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5500 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2315 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1127 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan