Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Warga Dan Pemkab Berebut Tanah Timbul
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Keberadaan tanah timbul (tak bertuan, red.) di Desa Pengambengan membuat warga dan Pemkab Jembrana saling klaim. Warga mengklaim memiliki sertifikat, sedangkan Pemkab akan mengajukan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) seperti halnya tanah di kawasan Gilimanuk.
Warga mengklaim tanah timbul sebagai miliknya, karena merasa memiliki sertifikat. Seorang warga yang enggan menyebutkan namanya menjelaskan, puluhan tahun lalu dirinyalah yang memiliki tanah tersebut. " Akibat abrasi, tanah ini hilang sehingga saya hanya memegang sertifikatnya saja. Tapi jujur saja, kami masih bingung atas status tanah ini, " katanya.
Ketika dikonfirmasi, Rabu (5/9), Kabag Perlengkapan Setda Jembrana, Ni Made Ayu Ardini, membenarkan hal tersebut. Bahkan, untuk memuluskan rencana itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan BPN Jembrana, terkait mekanisme dan prosedur pengajuannya."Meski warga memegang sertifikat tanah, mereka harus mengajukan permohonan dari awal lagi.
Luas tanah itu sekitar 10 hektar diukur dari titik aman sempadan pantai.
Kalau diukur hingga batas air di pantai, luasnya bisa mencapai 12 hektare, " ujarnya.Hal tersebut juga didukung Budiasa mewakili pihak BPN Jembrana. "Kalau warga mengklaim tanah itu milik mereka, kami meminta untuk menunjukan bukti sehingga bisa dilakukan rekonstruksi.
Hak tanah itu juga tidak bisa hanya didasarkan pada kepemilikan SPPT, " pungkas Budiasa.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4247 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1447 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 944 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 877 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 768 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun