Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Perempuan Jembrana Dilatih Instruktur Jepang
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Selama lima hari, Kantor Diklat Jembrana melakukan pelatihan untuk memberdayakan perempuan. Tak tanggung-tanggung, tiga instruktur Jepang didatangkan guna memberi pelatihan cara membuat sengko (dupa Jepang).
Bupati Jembrana, I Gede Winasa, yang ditemui, Kamis (6/9), mengatakan pelatihan pemberdayaan perempuan tersebut sangat erat kaitannya dengan pencapaian MDGs Kabupaten Jembrana yang ditargetkan dicapai pada tahun 2010.
"Pelatihan ini ditutup tadi dan telah dilaksanakan selama lima hari. Pelatihan membuat sengko untuk para perempuan ini diharapkan dapat memberdayakan mereka. Sengko ini memiliki fungsi beragam. Selain untuk dupa, sengko juga dapat dijadikan hiasan dan pengharum ruangan dengan daya tahan mencapai tiga tahun," jelasnya.
Melalui penerjemahnya, salah seorang instruktur Jepang, Okuno Yoshi Aki, mengaku jika daya tangkap 37 perempuan Jembrana yang mengikuti pelatihan cukup besar dibandingkan daerah lainnya.
Nantinya, jelasnya, hasil kerajinan sengko yang dikerjakan mereka akan dipasarkan di Jepang."Pasar sengko di negeri kami cukup besar. Untuk satu set sengko yang terdiri dari dua bunga mawar besar, dua pucuk mawar, dan lima lembar daun dapat dijual hingga 1500 yen.
Meski bahannya masih dari Jepang, perempuan Jembrana yang akan mengerjakannya untuk dipasarkan di sana," demikian Okuno Yoshi Aki.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5515 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3480 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2320 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1134 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan