Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Pekerja Indonesia di Singapura Digaji Lebih Rendah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Karena tidak memiliki sertifikasi profesi, tenaga kerja asal Indonesia di Singapura digaji lebih rendah daripada orang setempat. Padahal jabatannya sama, bahkan lebih pintar lagi.
“ Ini pengalaman anak saya yang kerja di Singapura. Walaupun jabatannya sama, bahkan lebih pintar, tapi karena belum mengantongi sertifikasi, ya digaji lebih rendah, †kata Drs Ketut Wija MM, saat tampil sebagai pembicara pada acara sosialisasi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Indonesia di Hotel Nikki Denpasar, Rabu (3/10).
Namun, Wija yang juga Kepala Sub Dinas Pendidikan Menengah Umum (Dikmenum) dan Pendidikan Menengah Kejuruan (Dikmenjur) Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Bali ini tak merinci besaran gaji yang diterima anaknya, dan berapa perbedaannya.
Untuk itu, Wija menilai sertifikasi profesi sangat penting sebagai wujud jaminan mutu kompetensi seseorang.
Dalam kompetensi itu ada unsur keterampilan, sikap dan prilaku yang menyatu dalam diri seseorang.Menurut Wija, ada empat jalan untuk penjaminan mutu kompetensi. Yakni standarisasi, sertifikasi, akreditasi, dan evaluasi.
Saat ini, kata Wija, peluang pengiriman tenaga kerja ke luar negeri masih didominasi tenaga yang kurang memiliki kompetensi termasuk pembantu rumah tangga (PRT), dan sebagian lagi tenaga dengan tingkat middle skill seperti pekerja di kapal pesiar.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5855 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan