Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
193 Nasabah Berpeluang Raih Hadiah Rp1,8 Miliar dari BPD Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bank BPD Bali menggelar penarikan Undian Gratis Berhadiah (UGB) Gong Bali Dwipa dan Undian BPD Bali Mobile Tahun 2026 dengan total hadiah mencapai Rp1,8 miliar.
Pengundian berlangsung dalam acara Customer Gathering pada Jumat (23/10/2026) malam di Denpasar, sebagai bentuk apresiasi terhadap kepercayaan dan loyalitas nasabah.
Program undian tersebut terbagi menjadi dua kategori. Undian Gratis Berhadiah Gong Bali Dwipa menyediakan total hadiah Rp1,5 miliar bagi 85 pemenang. Sementara itu, Undian BPD Bali Mobile menyiapkan hadiah Rp300 juta untuk 108 pemenang.
Periode pengumpulan kesempatan mengikuti undian berlangsung sejak 29 Oktober 2025 hingga 15 Oktober 2026. Program Gong Bali Dwipa menyasar berbagai segmen nasabah, mulai dari pemilik rekening tabungan SIBAPA dan SIMPEDA beserta variannya hingga nasabah giro perorangan, perusahaan, yayasan, dan koperasi.
Adapun Undian BPD Bali Mobile diperuntukkan bagi pengguna aktif layanan mobile banking. Setiap kelipatan lima kali transaksi secara otomatis dikonversi menjadi satu nomor undian.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Bank BPD Bali. Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan ungkapan terima kasih manajemen atas dukungan nasabah yang selama ini turut mendorong pertumbuhan bank.
"Kepercayaan nasabah adalah fondasi utama kami untuk terus bertumbuh. Berkat dukungan bapak dan ibu sekalian, Bank BPD Bali mampu menjaga tren kinerja keuangan yang positif. Sampai dengan September 2026, kami berhasil mencatatkan laba sebesar Rp1.006 miliar dengan total aset yang menembus Rp44,87 triliun. Komitmen kami terhadap sektor riil juga tercermin dari total penyaluran kredit yang mencapai Rp26,82 triliun, di mana sebesar Rp14,43 triliun atau 53,80 persen dari total kredit tersebut khusus kami salurkan untuk memberdayakan UMKM," papar Nyoman Sudharma.
Laba BPD Bali Tembus Rp1 Triliun
Hingga September 2026, Bank BPD Bali mencatatkan laba sebesar Rp1.006 miliar atau sekitar Rp1,006 triliun. Total aset bank mencapai Rp44,87 triliun, sedangkan penyaluran kredit tercatat sebesar Rp26,82 triliun.
Dari total kredit tersebut, sebesar Rp14,43 triliun atau 53,80 persen disalurkan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penyaluran ini mencerminkan komitmen bank dalam mendukung pembiayaan sektor riil dan pemberdayaan pelaku usaha di Bali.
Dari sisi permodalan, modal bank tercatat sebesar Rp6,56 triliun dengan rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 30,11 persen.
Sementara itu, rasio pengembalian aset atau Return on Assets (ROA) berada di angka 3,90 persen dan pengembalian ekuitas atau Return on Equity (ROE) sebesar 22,76 persen. Efisiensi operasional tercatat melalui rasio BOPO sebesar 60,25 persen dan Cost to Income Ratio (CIR) sebesar 51,70 persen.
Kualitas kredit juga tercermin dari rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) Gross sebesar 0,97 persen dan NPL Net sebesar 0,04 persen. Adapun Net Interest Margin (NIM) tercatat sebesar 5,93 persen.
"Acara malam ini bukan sekadar selebrasi penarikan undian, melainkan ruang bagi kami untuk menyapa langsung bapak dan ibu yang setia menjadikan Bank BPD Bali sebagai mitra finansial. Kami berharap kebersamaan ini dapat terus mempererat relasi kita ke depan," tambahnya.
Perkenalkan QRIS Cross Border hingga Tiongkok dan Korea Selatan
Selain pengundian hadiah, acara Customer Gathering juga menghadirkan sesi pengalaman pelanggan atau customer experience untuk layanan QRIS Cross Border. Layanan ini kini dapat digunakan di Tiongkok dan Korea Selatan.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap ekosistem bisnis yang mendukung pengembangan layanan digital, Bank BPD Bali juga memberikan penghargaan khusus kepada lima merchant terbaik.
BPD Bali Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Undian
Di tengah program apresiasi tersebut, Bank BPD Bali mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan dan kejahatan siber yang mengatasnamakan undian berhadiah.
Manajemen menegaskan bahwa kepesertaan undian tercatat secara otomatis melalui sistem berdasarkan loyalitas dan aktivitas transaksi nasabah.
Bank BPD Bali tidak pernah meminta nasabah menyerahkan data pribadi, memberikan kode rahasia, ataupun menyetorkan sejumlah uang sebagai syarat untuk memenangkan undian.
Masyarakat diimbau mengonfirmasi setiap informasi mengenai undian melalui layanan pelanggan atau kanal komunikasi resmi Bank BPD Bali.
Informasi mengenai produk QRIS dapat diakses melalui https://www.bpdbali.co.id/page/read/145. Sementara itu, informasi jasa dan layanan perbankan lainnya tersedia di situs resmi www.bpdbali.co.id.
Nasabah juga dapat menghubungi BPD Bali Call di nomor 1500-844 serta mengikuti akun media sosial resmi Bank BPD Bali, termasuk Instagram @BankBPDBali yang telah memiliki tanda centang biru. Kanal resmi lainnya meliputi WhatsApp, Facebook, YouTube, serta akun TikTok dan X @bpdbaliofficial.
Catatan: Informasi kinerja keuangan Bank BPD Bali tahun 2026 merupakan cerminan kinerja masa lalu dan tidak menjamin pencapaian kinerja yang sama atau lebih baik pada masa mendatang. Perubahan kondisi ekonomi dan industri dapat memengaruhi hasil kinerja. Konsumen diimbau untuk selalu memahami risiko.
Editor: Finance
Reporter: BPD Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5890 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2231 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan