Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Melukis Detik
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ditawarkan gratis dipasang di museum Tegal Jaya, sebuah lukisan monumental dengan menggunakan media alas keramik akhirnya sukses dirampungkan perupa Ros Soeroso, 81, dalam waktu enam tahun 1 bulan tanpa kenal lelah.
Terhitung sejak 3 Juli 2001 sampai dengan 31 Agustus 2007, lukisan berjudul Reformasi (Pendudukan Gedung MPR/DPR oleh mahasiswa, Mei 1998) itu berukuran 6X4 meter di atas keramik yang berukuran masing-masing 47,2 cm X 47, 2 cm yang khusus didatangkan dari Spanyol.
Menurut sang pelukis, Ros Soeroso, motivasi pembuatan lukisan unik dan langka ini adalah sebagai upaya mengabadikan sejarah penting yang pernah terjadi di Indonesia. Karyanya tak dikomersialkan, melainkan disumbangkan dengan dasar pengabdian.
“Saya ingin lukisan ini bisa dipajang di museum, dengan harapan bisa terawat dengan baik,†ujar Ros asal Surabaya ini, Sabtu (6/10) di Rumah Khalwat Tegaljaya.
Keunikan dari karya lukisan dengan media keramik ini, yakni proses pengeringan goresan catnya yang menggunakan oven dengan suhu 840 derajat Celcius. Teknik penggoresan cat dengan alat pena pun dilakukan secara khusus dengan metode pembuatan garis-garis dan titik-titik yang dikenal dengan pointilis.
Selama proses pengerjaan di Rumah Khalwat, Tegal Jaya, Kuta Utara , Ros yang dibantu dua asisten, Suhartoyo dan Hariyono secara berturut-turut, sempat kelelahan dan dirawat 12 hari di RSUP Sanglah karena gejala stoke.
Namun, dengan semangat juang tinggi, dia pun sembuh dan akhirnya berhasil merampungkannya.
Ditanya soal biaya pembuatan karya ini, pria lanjut usia dengan 6 anak, 13 cucu dan 4 cicit ini enggan menyebutkannya. “Yang jelas, soal finansial dibantu Hadi Sunyoto, seorang pengusaha sekaligus pemerhati seni,†ungkapnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan