Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Pemkot Denpasar Gelar ‘Jumat Bersih’ di Pantai Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gerakan kebersihan Pantai Sanur dan Penanaman Terumbu Karang diselenggarakan Jumat (26/10) di Pantai Segara Ayu Sanur. Kehormatan penanaman Terumbu Karang pertama diberikan kepada Walikota Denpasar, Drs Puspayoga dan Wakil Walikota, IB Rai Dharmawijaya Mantra SE M.Si.
Hadir pula Sekretaris Daerah Kota Denpasar Drs I Nyoman Aryana M.Si, Camat Denpasar Selatan IB Alit Wiradana, S.Sos dan jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kota Denpasar.
Terumbu karang diyakini memiliki nilai yang tinggi, baik secara ekonomis maupun ekologis. Secara ekonomis terumbu karang dapat menjadi tempat berkembangbiak ikan yang menjadi sumber penghidupan nelayan tradisional,jelas Ketua Yayasan Pembangunan Sanur (YPS) IB Putra Sidharta.
Ditambahkannya bahwa terumbu karang yang subur dapat menjadi kekayaan laut dan menjadi daya tarik wisata. “Apalagi Sanur adalah kawasan wisata andalan di Denpasar, terumbu karang menjadi nilai tambah,jelas Sidharta. Sedangkan secara ekologis selain menjadi habitat beragam kehidupan laut, terumbu karang dapat meredam gelombang tsunami,tegas Sidharta.
Ditambahkannya, kondisi terumbu karang di sepanjang perairan Pantai Sanur dari kategori sedang sampai baik. Terumbu karang di Kota Denpasar mencapai luas 205 Ha dengan sebaran meliputi Pulau Serangan bagian timur dan tenggara serta Pantai Mertasari, Pantai Semawang hingga Sindhu Sanur.
Kegiatan kebersihan Jumat Bersih ini merupakan gotong royong setiap Jumat masyarakat Denpasar Selatan. Kegiatan diikuti 2000 peserta dari komponen masyarakat Sanur, seperti nelayan, peselancar, penyedia jasa pijat, pemilik dan karyawan hotel dan restoran,jelas Camat Denpasar Selatan IB Alit Wiradana, S.Sos. Ditambahkannya bahwa Pantai Sanur dibagi dalam 7 zone dengan luas masing-masing 850 m2.
Walikota Denpasar Drs Puspayoga menyatakan, bahwa untuk mengubah perilaku warga agar hidup bersih, yakni dengan mensosialisasikan manfaat kebersihan dan terus melakukan gerakan kebersihan. Jika perilaku hidup bersih sudah menjadi kebiasaan dapat dipastikan lingkungan akan menjadi bersih, apalagi Sanur sebagai kawasan wisata yang menuntut standar kebersihan yang lebih tinggi," jelas Walikota Puspayoga.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1002 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 807 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 623 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 582 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik