Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Pemkot Denpasar Gelar ‘Jumat Bersih’ di Pantai Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gerakan kebersihan Pantai Sanur dan Penanaman Terumbu Karang diselenggarakan Jumat (26/10) di Pantai Segara Ayu Sanur. Kehormatan penanaman Terumbu Karang pertama diberikan kepada Walikota Denpasar, Drs Puspayoga dan Wakil Walikota, IB Rai Dharmawijaya Mantra SE M.Si.
Hadir pula Sekretaris Daerah Kota Denpasar Drs I Nyoman Aryana M.Si, Camat Denpasar Selatan IB Alit Wiradana, S.Sos dan jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kota Denpasar.
Terumbu karang diyakini memiliki nilai yang tinggi, baik secara ekonomis maupun ekologis. Secara ekonomis terumbu karang dapat menjadi tempat berkembangbiak ikan yang menjadi sumber penghidupan nelayan tradisional,jelas Ketua Yayasan Pembangunan Sanur (YPS) IB Putra Sidharta.
Ditambahkannya bahwa terumbu karang yang subur dapat menjadi kekayaan laut dan menjadi daya tarik wisata. “Apalagi Sanur adalah kawasan wisata andalan di Denpasar, terumbu karang menjadi nilai tambah,jelas Sidharta. Sedangkan secara ekologis selain menjadi habitat beragam kehidupan laut, terumbu karang dapat meredam gelombang tsunami,tegas Sidharta.
Ditambahkannya, kondisi terumbu karang di sepanjang perairan Pantai Sanur dari kategori sedang sampai baik. Terumbu karang di Kota Denpasar mencapai luas 205 Ha dengan sebaran meliputi Pulau Serangan bagian timur dan tenggara serta Pantai Mertasari, Pantai Semawang hingga Sindhu Sanur.
Kegiatan kebersihan Jumat Bersih ini merupakan gotong royong setiap Jumat masyarakat Denpasar Selatan. Kegiatan diikuti 2000 peserta dari komponen masyarakat Sanur, seperti nelayan, peselancar, penyedia jasa pijat, pemilik dan karyawan hotel dan restoran,jelas Camat Denpasar Selatan IB Alit Wiradana, S.Sos. Ditambahkannya bahwa Pantai Sanur dibagi dalam 7 zone dengan luas masing-masing 850 m2.
Walikota Denpasar Drs Puspayoga menyatakan, bahwa untuk mengubah perilaku warga agar hidup bersih, yakni dengan mensosialisasikan manfaat kebersihan dan terus melakukan gerakan kebersihan. Jika perilaku hidup bersih sudah menjadi kebiasaan dapat dipastikan lingkungan akan menjadi bersih, apalagi Sanur sebagai kawasan wisata yang menuntut standar kebersihan yang lebih tinggi," jelas Walikota Puspayoga.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun