Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
VCD dan Buku Al–Qiyadah Ditemukan di Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sebuah kepingan Video Compact Disc (VCD) dan sebuah copy-an buku yang berisikan ajaran Al–Qiyadah Al–Islamiyah ditemukan di Desa Patas, Kecamatan Gerokgak yang dikirim via paket dari Jakarta.
Kiriman paket dari Jakarta yang tidak berisikan nama pengirim tersebut, ditujukan kepada Kepala SMP Mihtajul Ulum, Yati Yuliawati. Begitu dibuka, peket itu berisikan satu kepingan VCD dan copy-an buku berjudul ISA Alaihisalam dalam pandangan Islam yang ditulis A. Purnawa Winangun.
Dalam kepingan VCD berdurasi satu jam lebih itu, terlihat gambar orang berkhotbah dalam sebuah acara di sebuah rumah yang diketahui bernama Mohammad Ali Markus yang tengah melakukan propaganda terkait ajaran Al–Qiyadah Al–Islamiah yang dilarang Pemerintah.
Mohammad Ali Markus yang berkhotbah dengan lantang itu, dalam tayangan kepingan VCD menghujat ajaran agama Islam dan Kristen dengan mengkritik umat Islam dalam melakukan ibadah Haji dan menyalahkan umat kristen melakukan persembahyangan ke gereja dengan berpakain yang tidak layak untuk bersembahyang.
Mengetahui isi tayangan VCD dan Buku yang berkaitan dengan ajaran Al–Qiyadah Al–Islamiah yang dilarang Pemerintah, Kepala SMP Mihtajul Ulum Desa Patas, Yati Yuliawati selanjutnya menyerahkan paket itu kepada Jumaedi guru sekolah setempat.
Paket yang berisi kepingan VCD dan sebuah buku itu langsung saya serahkan kepada pak RT, yang kemudian diberikan kepada Babinkamtibmas dan langsung dibawa ke Polsek,papar Jumaedi.
Barang bukti berupa kepingan VCD dan copy-an buku dalam paket itu, selanjutnya telah disita dan diamankan Sat Intelkam Polres Buleleng untuk dilakukan pengembangan dan penyelidikan. Dan diharapkan kepada masyarakat yang mendapatkan kiriman paket ataupun memiliki rekaman VCD maupun buku terkait ajaran Al–Qiyadah Al–Islamiah diharapkan menyerahkan ke polisi terdekat, sebab ajaran tersebut telah dilarang Pemerintah untuk berkembang di Indonesia.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan