Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Sang Paman Tewas Gantung Diri
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dilaporkan melakukan pencabulan terhadap keponakannya sendiri, sebut saja Bunga, Ketut Tawa, sang Paman Sabtu (17/11) dinihari mengambil jalan pintas mengakhiri hidupnya dengan gantung diri pada sebatang pohon rambutan dibelakang rumahya di Dusun Dukuh, Desa Sawan Kecamatan Sawan.
Sebelumnya, pada malam hari, Unit Buser Sat Reskrim Polres Buleleng berhasil menangkap Ketut Tawa sebagai pelaku pencabulan dirumahnya, namun selanjutnya Tawa berhasil mengelabui polisi dan berhasil kabur.
malam sebelumnya sudah kita tangkap, namun saying berhasil kabur dan pagi hari kita mendapat laporan, pelaku pencabulan ini sudah menjadi mayat lantaran gantung diri dibelakang rumahnya, mungkin dia (tawa,red) malu dengan perbuatannya, ungkap Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP. Pande Putu Sugiarta.
Satu hari sebelum Ketut Tawa melakukan aksi nekat gantung diri mengunakan tali jemuran dilapoirkan oleh keluarganya Luh Sukartini, dengan tuduhan pencabulan terhadap keponakan perempuannya yang berumur 6 tahun dan duduk di kelas dua Sekolah Dasar.
Sementara mengenai kasus dugaan pencabulan yang dilakukan Tawa, dalam laporan di Mapolres Buleleng menyebutkan,
dugaan pencabulan tersebut dilakukan pada Jumat (16/11) sekitar pukul 13.00 di rumah Ketut Tawa, bahkan saat dilakukan pertemuan keluarga, Tawa mengakui telah melakukan perbuatan amoral tersebut.
pengakuannya sih keponakannya disuruh mencari uban, kemudian dipaksa dan katanya sempat diesek-esek setelah celana dalam sang keponakan dibuka, ungkap salah satu keluarga.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun