Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Seorang Polisi Tewas Habis Pesta Miras
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Anggota Patwal Ditlantas Polda Metro, Brigadir Samsul Bahri (32), Senin (26/11) dinihari, ditemukan tewas di kamar Hotel Oranjje di Jalan Hayam Wuruk Denpasar.
Korban yang baru enam hari bertugas mengamankan KTT PBB ini, diduga tewas karena over dosis (OD) minuman keras (miras). Namun Polda Bali membantah dan menyebutkan korban meninggal karena sakit.
Menurut informasi beritabali.com, korban tewas setelah pesta miras bersama seorang rekan sekamarnya. Mereka begadang dari Sabtu (24/11) malam, sambil meneguk minuman keras. Belum diketahui jenis minuman yang mereka teguk. Akan tetapi, lantaran terlalu banyak minum korban langsung pingsan sekitar pukul 02.00 Wita.
Rekan sekamar korban lalu melaporkannya ke komandan regu Patwal Ditlantas Polda Metro. Namun, belum sempat dirawat tim medis RS Trijata, maut menjemput korban. Informasi korban meninggal akibat OD miras dibantah Kasubid Publikasi Polda Bali AKBP Sri Harmiti.
Dikatakannya, dari hasil pemeriksaan tim Dokes (Dokter Kesehatan) RS Trijata, korban positif meninggal karena sakit.
Korban meninggal karena sakit. Menurut rekannya, korban sakit dari sore hari, ujarnya.
Disinggung sakit apa ? AKBP Sri mengatakan tidak tahu. “Yang jelas kata Dokes dia sakit,†ulangnya berkali-kali tanpa menjelaskan jenis penyakitnya.
AKBP Sir menjelaskan, korban diketahui meninggal di kamar Hotel dan rekannya melaporkan ke Komadan Regu dan sejurus kemudian membawanya ke RS Trijata. Setelah diketahui meninggal, jasad korban diupacarai di Bandara Tuban dan sekitar pukul 12.15 Wita digiring ke rumah kediamannya di Jakarta.
Korban sudah enam hari di Bali bertugas mengamankan KTT UNFCCC, tandasnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun