Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 29 Juni 2026
Penguburan Dadong Bege Ditunda Lagi
Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Guna menempuh jalan damai terkait selisih paham antar dua banjar di Ubud dan mengakibatkan tertundanya proses penguburan mayat salah seorang warganya, sebuah dialog pun digelar.
Dalam dialog yang difasilitasi pemkab setempat tersebut, kedua belah pihak sama-sama merasa benar yang pada ujungnya tak menghasilkan solusi terkait perselisihan itu.
Demikian terungkap ketika pihak pemerintah setempat yang diwakili Kesbanglinmas Gianyar, Assisten III Pemkab Gianyar, Ida Bagus Rai melakukan pertemuan dengan pihak prajuru adat Padangtegal, Ubud dengan prajuru Pengosekan, Mas, Ubud.
Pertemuan yang digelar di kantor Bupati tersebut terkait masalah proses penguburan mayat warga Buluk Babi, Jumat (7/12). Namun dalam dialog tersebut, kedua belah pihak terlihat sama-sama ngotot dan berpegang teguh dengan keyakinannya. Alhasil, pertemuan itu pun tak membuahkan solusi.
“Kami belum mendapatkan kesepakatan apa-apa, besok (hari ini, red) rapat lagi,“ jelas Bendesa Adat Pengosekan, Dewa Mantra.
Terus bagaimana dengan mayat Dadong Bege yang sudah tiga hari berada dirumah duka? Ditanya seperti itu, dirinya mengaku tak bisa berbuat banyak sebelum adanya kesepakatan antar kedua belah pihak.
Sebelumnya, warga Pengosekan turun ke jalan dan membangun blokade jalan raya Pengosekan dari batang pohon. Aksi itu dipicu lantaran perselisihan warga Pengosekan dengan warga Buluk Babi terkait masalah lokasi penguburan Dadong Bege. (art)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun