Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sistim Kliring Online Dengan 4 Manfaat

Denpasar

Jumat, 14 Desember 2007, 21:52 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) untuk 41 penyelenggara clearing lokal, diresmikan Deputi Gubernur Bank Indonesia, S. Budi Rochadi, di kantor Bank Indonesia Denpasar, Jumat (14/12).



Dengan beroperasinya sistem kliring online secara nasional ini, kata Rochadi, ada 4 manfaat yang bisa diraih bagi pengguna jasa ini.



Pertama, efisiensi waktu. Sepanjang sistem internal suatu bank sudah online, maka proses transfer dana akan berjalan dengan cepat di seluruh wilayah Indonesia. Berbeda dengan sebelum diimplementasikannya SKNBI, proses ini bisa mencapai dua hari.


Manfaat kedua, efisiensi biaya. Yakni, terjadi penghematan biaya pencetakan dan handling warkat, biaya SDM serta peralatan penunjang lainnya. Dengan demikian, biaya pelayanan bank kepada masyarakat bisa lebih murah.

Ketiga, pengelolaan likuiditas bank. Dengan system SKNBI, memungkinkan posisi kliring tiap peserta otomatis telah terintegrasi secara nasional, sehingga setiap peserta hanya akan memiliki satu posisi clearing tiap hari.

Manfaat keempat, lanjut Rochadi, adalah manfaat bagi perekonomian. Yakni transmisi dana yang cepat mendorong perputaran dana yang juga semakin cepat dan mengurangi floating dana.

“Perputaran arus dana yang makin cepat ini diharapkan semakin meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat yang pada gilirannya mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Rochadi.

 


Sementara Direktur DASP, Diah Nastiti, mengatakan dengan penerapan sistem kliring online ini, transaksi yang terjadi semakin meningkat rata-rata 6%, dengan jumlah transaksi mencapai 300 ribu per hari. Nilai transaksinya mencapai 5 sampai Rp 6 Triliun.

“Bahkan pada siklus-siklu tertentu, seperti Hari Lebaran atau tahun ajaran baru sekolah, nilainya bisa melonjak Rp 7 Triliun,” ujar Diah. (sss)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami