Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 18 Agustus 2026
18 Rumah Diterjang Ombak, Longsor di Dua Titik
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sedikitnya 18 rumah diterjang ombak setinggi tiga sampai lima meter dan tanah longsor di dua titik sejak Buleleng diguyur hujan deras dalam tiga hari terakhir.
Namun, musibah bencana alam di Buleleng itu tidak menimbulkan korban jiwa, hanya empat rumah mengalami rusak berat. Demikian disampaikan Camat Buleleng, Ida Bagus Suadnyana, Kamis (17/12) saat meninjau lokasi bencana alam di Desa Kalibukbuk, Kawasan Lovina.
"Ada 18 rumah diterjang gelombang pasang di Pesisir Pantai Desa Kalibukbuk, Desa Anturan dan Kelurahan Kampung Bugis. Sedangkan tanah longsor menimpa Desa Alassangker dan Desa Poh Bergong akibat senderan jalan jebol karena gerusan air," ungkap Camat Buleleng, Ida Bagus Suadnyana.
Tanah longsor yang terjadi di Desa Poh Bergong dan Desa Alassangker telah ditangani dengan cepat, sehingga arus transportasi yang sempat macet beberapa jam telah mampu diantisipasi dengan menerjunkan Satgas dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buleleng.
"Di dua titik tanah longsor akibat senderan jalan jebol telah dilakukan antisipasi, sehingga kendaraan sudah bisa lewat melalui jalan tersebut. Syukurnya kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, walaupun ada pemukiman di lokasi," papar Suadnyana.
Mengantisipasi musibah bencana alam susulan, Bupati Buleleng, Putu Bagiada telah mengeluarkan intruksi ke setiap Camat di Kabupaten Buleleng agar masyarakat selalu waspada, demikian juga dengan instansi terkait di Jajaran Pemkab Buleleng untuk selalu bersiaga selama 24 jam.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4567 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2370 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2024 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1637 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1074 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun