Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Kemacetan Mulai Landa Denpasar
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kota Denpasar sebagai ibukota Provinsi Bali, kini memiliki permasalahan baru. Masalah tersebut adalah kemacetan yang mulai menghiasi di sejumlah ruas jalan kota Denpasar. Tak pelak kondisi itu semakin memperparah kepadatan dan kebisingan Kota Denpasar.
Sejumlah jalan yang sering terkena kemacetan antara lain; Jalan Imam Bonjol, Gajah Mada, Nakula, Kartini, Yudistira dan Werkudara.
Sejumlah masyarakat Denpasar yang ditemui oleh Beritabali.com mengeluhkan masalah kemacetan yang semakin parah ini. Sucita, warga Denpasar yang tinggal di Jalan Werkudara mengatakan, kemacetan di daerah ini hampir setiap hari terjadi.
“Kalau daerah sini hampir setiap hari pasti macet. Menurut saya, penyebabnya karena ruas jalan yang sempit, ditambah lagi jalan ini dipadati oleh mobil-mobil yang parkir,†ujar Sucita.
Lain Sucita, lain pula komentar yang diberikan oleh Ketut Sudiartha. Pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai sopir ini mengeluhkan banyaknya ranting pohon yang jatuh ke jalan raya. Pihaknya berharap pemerintah dapat segera memangkas pohon-pohon tua dan lapuk, agar tidak membahayakan pengguna jalan. Ia juga menyayangkan perilaku pengendara yang suka menyerobot jalan hingga menambah parah kemacetan yang terjadi di Denpasar.
“Disini banyak sekali ada pohon-pohon tua. Saya sering takut tertimpa pohon kalau angin sudah kencang sekali. Semoga DKP (Dinas Kebersihan dan Pertamanan, red) bisa segera memangkas pohon yang tua,†harap Sudiartha. (psk)
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 405 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 355 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 350 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang