Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Pemkab Tunda Relokasi Hingga Kuningan
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Negosiasi para pedagang agar rencana relokasi pedagang Pasar Anyar ke Pasar Mumbul diundur, ternyata membuahkan hasil. Pemkab Buleleng sepakat menunda relokasi hingga hari raya Kuningan. Keputusan penundaan itu terungkap dalam rapat yang digelar tim gabungan Jumat (18/1) siang di ruang kresna Kantor Bupati Buleleng.
“Menurut hemat kami, penertiban untuk Pasar Anyar dan sekitarnya memang sudah mutlak untuk dilaksanakan. Berkaitan dengan hari raya Galungan, mungkin untuk menghindari ‘Sang Kala Tiga’ Dungulan ini, tim mungkin bisa mempertimbangkan untuk menundanya,“ papar Asisten II Setda Buleleng, Ketut Gelgel Aryadi.
Mendengar pertimbangan tersebut, Wakil Bupati Buleleng, Made Arga Pynatih mengungkapkan, bahwa relokasi ditunda hingga hari raya Kuningan. Namun, sebelum itu harus ada pernyataan dari para pedagang. Bila tidak ada pernyataan, relokasi tetap dilaksanakan sebelum hari raya Galungan.
“Saya sependapat, kalau disetujui, harus ada kesepakatan pengunduran relokasi dari pedagang, dan itu sudah saya terima paling lambat sehari sebelum rencana relokasi awal,“ ungkap Wabup Arga Pynatih.
Pelaksanaan relokasi setelah hari raya Kuningan, tidak saja melibatkan aparat kepolisian dan TNI, tim juga melibatkan pihak pengadilan. Karena dalam penertiban nanti, pelanggaran yang ditemukan langsung di sidang ditempat. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5500 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2315 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1127 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan