Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Tanam Wortel, Petani Sayur
BERITABALI.COM, TABANAN.
Seorang petani sayur I Made Madu (30) warga Banjar Pekarangan, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Tabanan menemukan sebuah bahan peledak jenis mortir di kebun sayur miliknya. Mortir dengan ukuran panjang 12 cm, diameter 4 cm, dan dalam kondisi berkarat itu ditemukan saat hendak menanam wortel seminggu lalu, namun baru dilaporkan ke Polsek Baturiti, Kamis (13/3).
Dalam kurun waktu satu minggu sebelum dilaporkan ke polisi, Madu sempat menanam bahan peledak mortir yang diduga peninggalan penjajah tersebut di bawah pohon nangka. "Karena baru ingat, jadi baru kemarin dilaporkan ke polisi," jelas Pahumas IWG Suwahyu didampingi Kasatreskrim AKP Benny Murjayanto, Kamis (13/3).
Masih menurut Suwahyu, pihaknya belum berani memastikan apakan mortir yang ditemukan Made Madu itu masih aktif atau tidak. "Kita belum berani meyimpulkan bahan peledak itu masih aktif atau tidak, yang jelas kita sudah hubungi Gegana Brimob Polda Bali," jelas perwira asal Gianyar ini.
Selang beberapa saat, sekitar pukul 13.00 Wita, tim Gegana Brimob Polda Bali tiba di Mapolres Tabanan. Barang bukti mortir itu kemudian di bungkus dan langsung dibawa ke markas Brimob di Bringkit, Mengwi. "Kita serahkan ke Gegana Brimob untuk diperiksa agar tahu kejelasan mortir tersebut, hasilnya masih kita tunggu," pungkas Suwahyu.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 880 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 747 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 565 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 532 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik