Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Pembunuh IB Anom Wijaya Ditangkap
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Polisi bergerak cepat dalam mengungkap dan menangkap pembunuh IB Anom Wijaya, yang tewas dibantai geng preman di Jalan Cokroaminoto Denpasar waktu lalu. Berdasarkan pengakuan tiga tersangka MM, ST dan DT, salah satunya mengakui telah membunuh anak buah Made Sutama alias Minggik itu. Kapolda Bali Irjen Pol Paulus Purwoko SH, mengaku telah menangkap pelakunya.
Diantara para pelaku yang ditangkap, sudah ada yang mengaku telah terlibat dalam pembunuhan IB Anom Wijaya di Jalan Cokroaminoto Denpasar waktu lalu. “Diantara yang diperiksa memang sudah ada yang mengaku. Ada yang mengaku pakai besi dan senjata tajam, sebagian barang bukti sudah dicari,” jelasnya, Kamis (13/3). Kepolisian ungkapnya, tidak hanya terpaku pada pengakuan saja. Harus memiliki bukti-bukti otentik.
“Kita tidak bisa percaya begitu saja, benar tidak pengakuannya masih diselidiki,” tegasnya. Menyangkut pemeriksaan Dewa Saraf yang hingga kini masih menjalani pemeriksaan di Poltabes Denpasar, Kapolda mengatakan, penyidik belum cukup bukti untuk menjeratnya dalam pasal pembunuhan.
“Mestinya dia kita tahan. Tapi karena bukti belum cukup, masih dijadikan saksi. Masih akan terus dikembangkan. Apakah bukti yang diperoleh kepolisian (berupa senjata tajam, Red), di lapangan belum cukup? “Kemungkinan sih bisa saja, tapi kita tidak bisa menebak-nebak. Kalau ada bukti-bukti mengarah kesana, pasti dia kita tahan. Siapa pun yang bersalah tetap ditahan,” tegasnya kembali.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3451 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1315 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 922 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 846 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 685 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun