Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 30 Juni 2026
Belum Bayar Sewa Gedung Hingga Parkir Pesawat
Tuban
BERITABALI.COM, BADUNG.
Operasional kantor pelayanan Adam Air di Bandara Ngurah Rai hari ini sudah mulai dihentikan. Meski demikian, penghentian operasional ini belum dikoordinasikan dengan pihak Angkasa Pura I Ngurah Rai. Selain itu, Adam Air juga belum menyelesaikan beberapa kewajibannya terhadap Angkasa Pura I seperti bayar sewa gedung hingga biaya parkir pesawat.
Kantor pelayanan Adam Air di bandara internasonal Ngurah Rai Denpasar hari ini tampak sepi. Kantor yang biasanya ditempati beberapa orang petugas bagian tiketing, hari ini tampak kosong. Di dinding kaca kantor, tampak ditempel pengumuman bertuliskan “No Operated”. Beberapa peralatan operasional seperti komputer dan peralatan lainnya tampak masih ada di dalam kantor.
Penghentian operasional kantor pelayanan Adam Air di bandara Ngurah Rai ini ternyata belum dikoordinasikan dengan pihak Angkasa Pura I selaku pengelola bandara. “Hingga kini kita belum menerima pemberitahuan baik lisan maupun tertulis dari pihak Adam Air. Oleh karena itu kita akan segera memanggil pihak Adam Air untuk dimintai keterangan,” kata General Manager PT Angkas Pura I Cabang Bandara Udara Ngurah Rai, Nyoman Suwetja.
Selain belum melakukan koordinasi baik langsung maupun tertulis, pihak Adam Air juga belum memenuhi beberapa kewajiban seperti sewa gedung, biaya pendaratan pesawat, pelayanan jasa penerbangan, dan biaya parkir pesawat. “Untuk penyelesaian kewajiban ini kita akan memberi batas waktu selama satu minggu kepada pihak Adam Air. Jika masih juga belum bisa, akan kita perpanjang waktunya sampai mereka bisa menyelesaikan kewajibannya. Ini dulu juga pernah terjadi dengan maskapai penerbangan Air Paradise,” kata Nyoman.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun