Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Menunggu Hasil Otopsi Untuk Bidik Pelaku Lain
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kasus pembunuhan di Dusun Kubu Madya, Desa Pegayaman Kecamatan Sukasada masih menjadi tanda tanya, bahkan Senin (14/4) ada kecurigaan sejumlah warga di Desa Pegayaman, aksi tersebut tidak saja dilakukan pelaku Munajat (16), bahkan Ayattulah (18) dan Kirohman (19) juga dicurigai terlibat dalam aksi yang mengakibatkan Surahman (18) tewas dipukul dengan kayu cengkeh.
“Saya rasakan ada keanehan dalam kasus ini, dari luka yang dialami korban tidak saja di kepala ada beberapa luka lainnya, sepertinya pemukulan itu tidak dilakukan oleh satu orang saja, kita curiga korban dikeroyok,” ungkap seorang warga di Pegayaman yang namanya minta dirahasikan.
Menyikapi hal tersebut, polisi dalam proses penyidikan dan penyelidikan masih menunggu hasil otopsi dari RSUP Sanglah,” kita menunggu hasil otopsi dan tidak menutup kemungkinan, kalau memang ada upaya dan petunjuk lain dalam proses penyidikan ini kami akan melakukan pengembangan untuk membidik tersangka laiinya,” ujar Kapolsektif Sukasada, Iptu. I Nyoman Sudirga.
Untuk sementara, dalam kasus pembunuhan di Desa Pegayaman, Jajaran Polsektif Sukasada hanya menetapkan Munajat sebagai tersangka, sedangkan Ayattulah dan Kirohman baru sebatas saksi. “berdasarkan pemeriksaan saksi hampir enam orang belum ada mengarah pada pengeroyokan, disamping itu hasil rekontruksi tidak mengarah juga pada pengeroyokan terhadap korban, sehingga hanya satu tersangka dalam kasus ini,” ungkap Sudirga.
Sebelumnya, dua remaja di Dusun Kubu Madya, Desa Pegayaman Kecamatan Sukasada terlibat perkelahian yang kemudian berujung pada kematian yang dipicu persaingan untuk memperebutkan seorang kembang desa di desa setempat, hingga mengakibatkan Surahman warga Dusun Kubu Madya, Desa Pegayaman tewas dalam perjalanan ke RSUD Kabupaten Buleleng setelah dipukul mengunakan sebatang kayu cengkeh oleh Munajat teman sekampung korban.
Reporter: bbn/sin
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun