Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 2 Juli 2026
20 Siswa Singapura Kunjungi SMA Negeri 1 Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Merealisasikan SMA Negeri 1 Singaraja sebagai Sekolah Internasional dan sebagai tindak lanjut kerjasama antar sekolah internasional, 20 siswa dari Singapura, Rabu (21/5) melakukan pertukaran pengalaman di SMA Negeri 1 Singaraja. Selama tiga hari penuh, 20 Siswa dari Temasek Secondary School Singapura bakal berbaur dengan siswa SMA Negeri 1 Singaraja dalam program pertukaran pengalaman dalam merealisasikan SMA Negeri 1 Singaraja sebagai sekolah internasional.
"Pelaksanaan program tersebut dilakukan dengan menempatkan para siswa dari Singapura berbaur dengan siswa lainnya dan mengikuti kegiatan proses belajar mengajar, hanya saja dalam pelajaran tertentu, para siswa dari Singapura ini diberikan pelajaran seni, seperti melukis, menari dan menabuh,” ungkap Kepala SMA Negeri 1 Singaraja, Nyoman Darta. Dengan kehadiran 20 siswa Temasek Secondary School Singapura bersama dua gurunya sebagai pembinbing akan memberikan manfaat pergaulan internasional, terutama dalam berkomunikasi secara langsung menggunakan bahasa inggris.
”Ini akan memberikan pengalaman bagi siswa dan guru di sekolah ini untuk memberikan dan menciptakan lingkungan internasional,” ujar Darta. Menurut rencana, kehadiran 20 siswa dan 2 guru Temasek Secondary School Singapura dari Rabu hingga Jumat (23/5) akan diberikan berbagai pengalaman khususnya tentang adat istiadat dan seni di Bali. Bahkan para siswa dari Singapura itu hanya mengikuti proses belajar mengajar pada mata pelajaran Matematika, Fisika, Biologi dan Kimia, sedangkan saat pelajaran Ilmu Sosial akan diberikan pengenalan menggambar, menari Bali dan tetabuhan.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun