Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 20 Juni 2026
Akivitas Ahmadyah Bali Berjalan Normal
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ketua Pengurus Wilayah JAI Bali Ilmam Fajar hari ini (10/6) mengatakan, Jamaah Islamiah Indonesia (JAI), tidak pernah merasa terganggu menyusul terbitnya Surat Keputusan Bersama (SKB) yang dikeluarkan 3 Menteri. Kegiatan beribadah tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Idealnya, JAI, yang didirikan Mirza Ghulam Ahmad ini tidak mempersoalkan terbitnya SKB atas rekomendasi Jaksa Agung dan 3 Menteri. Mereka tetap fokus beribadah dan melaksanakan kegiatan sehari-hari.
”Puluhan tahun kami di Bali, tidak pernah bermusuhan dengan umat agama lainnya,” sebutnya.
Ditegaskannya, bagi Ahmadiyah, terbitnya SKB, tidak bakal mempengaruhi perjalanan organisasi. Mereka merasa nyaman dengan kondisi sekarang ini dan tidak memerlukan pengamanan dari aparat kepolisian.
Di Bali, katanya, jumlah warga Ahmadiyah di Bali mencapai 150-200 orang. Yang tersebar di 9 kabupaten/kota di Bali. Intinya, ibadah yang dilakukan, hanya diikuti kalangan keluarga. Dan, pengikut Ahmadiyah tetap berpegang teguh dalam ajaran agama Islam.
“Nabi Mirza Ghulam Ahmad bukan pengganti Nabi Muhammad SAW. Akan tetapi sebagai penerus ajarannya. Saya membantah kitab Tadzkirah diposisikan pengikut Ahmadiyah sebagai pengganti kitab suci Al Qur’an. Itu hanya beda penafsiran,” ungkapnya. (Spy)
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun