Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
GM Bandara Ngurah Rai Meninggal Mendadak
Tuban
BERITABALI.COM, BADUNG.
Penerbangan PT. Angkasa Pura I (PAP), Ngurah Rai Tuban, Kamis (12/6), berduka. Diduga terkena stroke, General Manager, I Nyoman Suwetja Putra SH, MM, meninggal dunia, setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Graha Asih Jalan By Pass Ngurah Rai Kuta. Sebelumnya, Suwetja yang Oktober nanti bakal pensiun, ditemukan pingsan di ruang kerjanya.
Diketahui, I Nyoman Suwetja, seperti biasa masuk kerja. Lima menit berada di ruangan, tiba-tiba terdengar suara dengkuran.
Suwandi, salah seorang staf sekretaris Suwetja, masuk dan melihat posisi bosnya pingsan di kursi duduk. Pingsannya Suwetja menghebohkan anak buahnya. Dokter Angkasa Pura pun dipanggil untuk memeriksa keadaan Suwetja. Sadar belum ada tanda-tanda kesembuhan, alhasil, mantan kepala cabang PT (Persero) Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang itu, langsung dilarikan ke Rumah sakit Graha Asih Jalan Bay Pass Ngurah Rai Kuta.
“Suwandi lalu meminta bantuan dan tak lama dipanggil dokter Angkasa Pura. Karena belum menunjukkan kesembuhan dibawa ke rumah sakit Graha Asih,” jelas PjS Divisi Hukum dan Humas PT. Angkasa Pura, Dewa Putu Kramas.
Lima menit menjalani perawatan, Suwetja yang asli Payangan Gianyar, meninggal mendadak. Diduga, korban meninggal karena stroke. Sementara itu, istri Suwetja, yakni, Dra. Putu Karsiati dan empat anaknya, 3 putri dan 1 putra, tiba di rumah sakit setelah menerima informasi dari pihak Angkasa Pura.
“Mungkin terkena serangan jantung,” bebernya.
Benarkah ? Menurut Kramas, belum lama ini, Suwetja menjalani perawatan dari Dokter Angkasa Pura dan disarankan istirahat. Namun karena tuntutan kerja yang menumpuk, penerima penghargaan Adi Karya Dirgantara Sewaka Tahun 2001 oleh Menteri Perhubungan itu, tetap bekerja.
“Pak Suwetja pejabat yang pekerja keras. Disiplin, dan kebijakannya selalu bisa diterima pegawai disini,” kenang Kramas.
Dikatakannya, jasad Suwetja sudah dibawa keluarga ke rumah duka di Payangan Gianyar. Hingga kini belum diketahui kapan diaben. Pasalnya, pihak keluarga belum memberikan jawaban kepada Angkasa Pura.
Menurut Kramas, sementara ini pengganti posisi Suwetja diisi PJS Gusti Ketut Mangku sebagai Manager Komersial dan Pengembangan Usaha, Angkasa Pura.
“Menyangkut meninggalnya pak Suwetja sudah dilaporkan ke kantor pusat dan masing-masing cabang Angkasa Pura,” ucapnya. (Spy)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5475 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3471 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2305 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1101 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan