Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Rumah Ketut Ludes Terbakar

Negara

Rabu, 18 Juni 2008, 16:01 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Diduga gara-gara arus pendek rumah milik I Ketut Budiasa, warga Dusun Tangi Meyeh, Desa Berangbang ludes terbakar, Rabu (18/8). Kerugian ditaksir mencapai Rp. 40 juta.

Menurut Kasi PPNS Kantor Pol. PP Jembrana, I Ketut Eko Susilo, kronologis kejadian berawal dari laporan Ni Ketut Suryawati (12) kepada bapaknya bahwasannya di rumah Ketut Budiasa terlihat asap hitam mengepul.

"Sebenarnya Ketut ini ingin membeli jajan di warung dekat rumahnya. Namun sebelum sampai di warung, dia melihat asap tebal dari rumah Budiasa. Kemudian dia bergegas kembali ke rumahnya untuk memberitahu bapaknya," tutur Eko.

Lanjut Eko, mendengar laporan dari anaknya, bapak Ketut bersama warga sekitar bergegas mendatangi lokasi kejadian yang juga masih terhitung familinya, serta langsung menghubungi pemadam kebakaran.

Eko mengungkapkan pihaknya baru menerima laporan tersebut pukul 14.45 wita. Kontan setelah menerima laporan tersebut, 3 unit mobil pemadam kebakaran meluncur ke lokasi. Namun sayangnya, setibanya di lokasi, kata Eko, rumah kosong yang ditinggal pemiliknya ngayah (Gotong royong, red), hanya menyisakan bara api saja.

"Seandainya laporan itu kami terima lebih cepat, tentunya kami bisa mengupayakan agar rumah tersebut bisa terselamatkan," ujarnya.

Eko juga mengakui, sebelum menerima laporan resmi tersebut pihaknya juga menerima laporan kebakaran dari seorang penelepon dengan nada bercanda yang tidak mau menyebut identitas serta lokasi kebakaran. "Tentunya kami tidak menanggapi serius hal itu," ucapnya.

Menyikapi hal seperti ini, Eko meminta agar hal-hal yang berhubungan dengan kedaruratan agar jangan dipakai mainan. "Kalau telepon mohon menyebut nama dan lokasi kejadian sehingga kami bisa mengantisipasi lebih awal," sarannya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami