Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Penggali Tanah Tewas Tertimbun Tanah
Petang
Rabu, 2 Juli 2008,
16:52 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Tanah longsor terjadi hari ini, Rabu (2/7) di lokasi jembatan Tukad Bangkung di Banjar Selantang Desa Belok Sidan Petang Badung. Satu orang penggali tanah, tewas setelah tertimbun tanah longsor. Sementara satu orang lagi hanya mengalami patah tulang pinggang.
Korban tewas dalam tanah longsor adalah Wayan Nyanged (40) tinggal di Banjar Selantang Petang. Sedangkan yang mengalami patah tulang pinggang yakni Ni Wayan Mogiani (35) tinggal di Banjar Selantang Petang.
“Saat ini, jasad Wayan Nyanged telah dibawa ke rumah duka dan Mogiani dibawa ke tukang pijat,†ujar saksi mata di lokasi kejadian.
Menurut informasi, ketika itu, I Wayan Nyanged, Ni Wayan Mogiani dan I Wayan Dana (40) serta Kaplek sedang menggali tanah.
Posisi keempat buruh gali tanah itu di bawah jembatan, tepatnya di sebelah timur jembatan Tukad Bangkung. Sedianya mereka menggali tanah untuk diangkut ke dalam truk.
Akan tetapi, sekitar pukul 13.45 Wita, terdengar suara gemuruh keras dari atas jembatan, tempat mereka menggali tanah. Para korban panik, namun tidak sempat melarikan diri. Tubuh mereka pun langsung tertimbun tanah.
“Ketinggian dari atas sekitar 10 meter dari tempat buruh menggali tanah,†ucap sumber.
Beruntung, dalam bencana alam itu, Kaplek dan I Wayan Dana, selamat. Meski keduanya mengalami lecet akibat terkena bebatuan kecil.
Tragis menimpa Wayan Nyanget dan Ni Wayan Mogiani, keduanya tertimbun tanah. Melihat kejadian itu, warga cepat menolong.
Evakuasi korban yang tertimbun tanah, berjalan hampir satu jam lebih. Evakuasi berjalan lamban karena warga menggunakan alat seadanya.
Aparat kepolisian dari Polres Badung dan Polsek Petang ikut membantu evakuasi para korban. Disela-sela evakuasi, terlihat Kapolres Badung AKBP Ahmad Subarkah.
Tak lama, warga pun berhasil menyelamatkan Mogiani. Naas, nyawa Wayan Nyanget tidak berhasil diselamatkan dari timbunan tanah. (Spy)
Korban tewas dalam tanah longsor adalah Wayan Nyanged (40) tinggal di Banjar Selantang Petang. Sedangkan yang mengalami patah tulang pinggang yakni Ni Wayan Mogiani (35) tinggal di Banjar Selantang Petang.
“Saat ini, jasad Wayan Nyanged telah dibawa ke rumah duka dan Mogiani dibawa ke tukang pijat,†ujar saksi mata di lokasi kejadian.
Menurut informasi, ketika itu, I Wayan Nyanged, Ni Wayan Mogiani dan I Wayan Dana (40) serta Kaplek sedang menggali tanah.
Posisi keempat buruh gali tanah itu di bawah jembatan, tepatnya di sebelah timur jembatan Tukad Bangkung. Sedianya mereka menggali tanah untuk diangkut ke dalam truk.
Akan tetapi, sekitar pukul 13.45 Wita, terdengar suara gemuruh keras dari atas jembatan, tempat mereka menggali tanah. Para korban panik, namun tidak sempat melarikan diri. Tubuh mereka pun langsung tertimbun tanah.
“Ketinggian dari atas sekitar 10 meter dari tempat buruh menggali tanah,†ucap sumber.
Beruntung, dalam bencana alam itu, Kaplek dan I Wayan Dana, selamat. Meski keduanya mengalami lecet akibat terkena bebatuan kecil.
Tragis menimpa Wayan Nyanget dan Ni Wayan Mogiani, keduanya tertimbun tanah. Melihat kejadian itu, warga cepat menolong.
Evakuasi korban yang tertimbun tanah, berjalan hampir satu jam lebih. Evakuasi berjalan lamban karena warga menggunakan alat seadanya.
Aparat kepolisian dari Polres Badung dan Polsek Petang ikut membantu evakuasi para korban. Disela-sela evakuasi, terlihat Kapolres Badung AKBP Ahmad Subarkah.
Tak lama, warga pun berhasil menyelamatkan Mogiani. Naas, nyawa Wayan Nyanget tidak berhasil diselamatkan dari timbunan tanah. (Spy)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026