Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Mantan Pasien RSJ Tewas Nyemplung Sumur

Denpasar

Selasa, 8 Juli 2008, 21:09 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Polisi kembali disibukkan kasus bunuh diri. Adalah Ni Ketut Puput (50), merasa hidupnya sudah tidak berguna lagi. Selasa (8/7), wanita tua tinggal di Jalan Parasaran Gang Kelengkeng No 1 Mengwi Badung, nekad nyemplung ke sumur tetangga, di kedalaman 18 meter. Akibatnya korban tewas tenggelam di sumur.

Tampak, di lokasi kejadian, keluarga korban histeris. Mereka mencoba melompat ke dalam sumur, untuk menyelamatkan korban yang sudah terbujur kaku. Beruntung, beberapa warga berupaya mencegah.

Delapan personel dari Tim Sar Brimob Polda Bali ikut melakukan evakuasi. Namun berkendala. Pasalnya, lebar sumur tidak sesuai dimasuki, untuk seukuran badan dewasa. Fatalnya lagi, kondisi bangunan sumur sudah hancur.

Akhirnya, proses evakuasi jasad korban berjalan mulus. Sekira pukul 14.30 Wita, jasad Ni Ketut Puput berhasil diangkat dari sumur.

Informasi yang dihimpun Beritabali.com, Ni Ketut Puput dikabarkan pernah menghuni Rumah Sakit Jiwa Bangli. Setelah diyakini sembuh, keluarga membawanya kembali ke rumah. Anehnya, Selasa (8/7) sekira pukul 13.00 Wita, stress nenek tua itu kambuh lagi.

Itu dibenarkan suami korban, Wayan Suwela (55). Diakuinya, istrinya pernah dititip di RSJ Bangli. Dulu, kata Suwela, sang istri pernah melakukan hal yang sama, mencoba bunuh diri di sumur rumahnya. Aksi bunuh diri berhasil digagalkan Suwela.

”Dia sudah sembuh tapi kenapa bisa kambuh lagi. Dia mencoba bunuh diri di sumur tetangga,” heran Suwela.

Takut istrinya bunuh diri lagi, Suwela menutup sumur tersebut dengan kayu. Apa daya, sang istri, nekat nyemplung ke sumur tetangga, persis di Jalan Parasaran Gang Kelengkeng No 9 Banjar Pande Mengwi Badung.

Kapolres Badung AKBP Ahmad Subarkah yang berada di lokasi proses evakuasi, mengatakan, penyebab korban tewas diduga karena stress.

”Korban diduga stress dan terus bunuh diri. Sedari awal, korban sudah berniat masuk sumur. Dia sempat dipergoki warga,” terang mantan Dansat Brimobda Polda Bali itu. (Spy)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami