Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Mabuk, 5 Nelayan Keroyok Instalator Listrik
Kedonganan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pengaruh minuman keras (miras), kembali bikin heboh. Kali ini dialami Adrianto, pegawai instalasi listrik. Senin (14/07), dia dikeroyok lima nelayan Kedonganan Jimbaran. Menariknya, baku hantam terjadi diduga karena salah paham.
Baca juga:
Penembakan Massal di Kanada, 3 Orang Tewas
Lima nelayan Kedonganan ini antara lain Baharudin, Ikbal, Firman, Adis dan Aris Munandar. Kasi Bin Gakkum Pol. Air Polda Bali AKP Rai Suwandi ketika dimintai konfirmasi, Selasa (15/7), menjelaskan, pengeroyokan terjadi di depan sebuah warung ikan bakar di Pantai Kedonganan.
Lima nelayan Kedonganan itu, berkumpul sembari menenggak minuman keras (miras). Pesta miras dimulai sejak pukul 17.00 wita dan menghabiskan puluhan botol anggur plus bir.
Sekitar pukul 01.00 Wita, Adrianto melintas di TKP. Tiba-tiba saja, seorang nelayan memanggil Andrianto. Nah ketika Adrianto datang, kelima nelayan itu mencari gara-gara.
"Kelima nelayan mabuk dan mereka mengeroyok korban,"jelas AKP Suwandi.
Baca juga:
Penembakan Massal di Kanada, 3 Orang Tewas
Tak pelak, kelima nelayan mengeroyok korban. Adrianto pun melawan. Perkelahian tak seimbang terjadi. Amun apes, Adrianto kewalahan.
Karuan saja, wajahnya babak belur. Sekujur tubuhnya, dari mulai pipi, kepala dan kaki kiri mengalami luka robek.
Meski demikian, Adrianto berhasil melukai dua nelayan Ikbal dan Baharudin dengan kayu. Setelah berhasil lolos, pegawai instalasi listrik itu, melaporkan kejadian ke Pol Air.
Setelah menjalani pemeriksaan, kedua belah pihak sepakat berdamai. " Kedua belah pihak sepakat berdamai," kata AKP Suwandi. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1015 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli