Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Ketua DPR : Tindak Koruptor, KPK Jangan Diskriminatif
Nusa Dua
BERITABALI.COM, BADUNG.
Ketua DPR RI Agung Laksono meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak bersikap diskriminatif dalam melakukan pemeriksaan dan penangkapan pelaku korupsi. Sebab kasus-kasus suap tidak saja melibatkan oknum anggota dewan tetapi juga oleh oknum eksekutif.
Penyataan tersebut disampaikan Agung Laksono usai pembukaan Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Nusa Dua Bali(19/7).
Dalam wawancara dengan sejumlah wartawan, Agung Laksono mempersilakan KPK untuk melakukan pemeriksaan terhadap anggota Dewan yang diduga terlibat dalam kasus-kasus suap.
Agung laksono juga menyatakan tidak akan membatasi KPK dalam melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah anggota dewan, apalagi selama ini sering muncul tudingan bahwa anggota dewan telibat kasus suap secara berjemaah atau bersama-sama.
Meski membuka pintu lebar-lebar bagi pemeriksaan anak buahnya, Agung Laksono meminta KPK agar pemeriksaan terhadap anggota dewan dilakukan secara obyektif.
"Ini juga supaya ada efek jera , namun saya berharap secepatnya dilakukan sehingga tidak berlarut-larut dan tetap memperhatikan obyektifitas," tegas Agung Laksono.
Agung Laksono menambahkan, sebagai ketua DPR dirinya juga telah meminta pimpinan fraksi di DPR RI untuk tidak melindungi anggotanya yang terlibat dalam kasus-kasus suap. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5534 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3481 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2330 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1156 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan