Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Pencalegan Diwarnai Intimidasi dan Money Politic
Sukasada
BERITABALI.COM, BULELENG.
Perebutan kursi legeslatif di tubuh PDIP Buleleng menjelang Pemilihan Calon Legislatif mulai "memanas". Hal ini terbukti dengan beredarnya sebuah pesan singkat Senin (21/7) yang mengungkap adanya intimidasi dan money politic yang mewarnai rencana pencalegan di tubuh PAC PDIP Sukasada.
"Saya dengar seperti itu, informasinya saya dapat dari beberapa ketua ranting yang ikut pertemuan, selaku ketua PAC saya tidak bisa mengekang hak ketua-ketua ranting, namun demikian perlu kiranya kita dapat duduk bersama, bersikap cerdas, demokratis sebagai kader PDIP, bukan dengan cara-cara tidak elegan seperti itu,"ungkap Ketua PAC PDIP Sukasada, Made Teja yang tidak menampik adanya upaya pencegalan terhadap para Kader PDIP Sukasada.
Pengkondisian untuk pencalegan dan upaya saling jegal untuk duduk sebagai wakil rakyat di PAC PDIP Sukasada juga diwarnai dengan permainan uang atau money politic.
"Ada upaya untuk menjegal saya masuk di Kabupaten, sebab ada yang mengincar posisi itu, dalam musyawarah nanti saya bakal dicalonken ke propinsi," ujar Teja.
Informasi yang berkembang menyebutkan, adanya sebuah pertemuan para Ketua Ranting se-PAC PDIP Sukasada di rumah pengurus DPC PDIP Buleleng, Putu Mangku Budiasa. Dalam pertemuan itu para Ketua Ranting diberikan imbalan Rp satu juta untuk pencalagan Mangku Budiasa di tingkat Kabupaten. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5522 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3481 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2325 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1144 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan