Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Prof. Kinog Ikut Konvensi Golkar
Semarapura
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Semenjak dibukanya pendaftaran untuk menyaring bakal calon bupati Klungkung sejak 19 Juli lalu, baru dua kandidat yang mendaftarkan diri di Sekretariat DPD Golkar, jalan Gajah Mada, Semarapura. Dimana pendaftar pertama adalah Ketut Mastra, tokoh dari Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) dan Prof. Dr. Ir. Ketut Kinog, M.T dari non kader.
Menariknya pendaftaran Ketut Kinog, Selasa (22/7) bahwa dirinya pernah meminjam kendaraan PNIM untuk dijadikan kendaraan menuju kepencalonan bupati.
Ketika ditanya saat pendaftaran soal ini, professor asal Nusa Penida ini menjawab "Saya sudah lama good bye dari PNIM" tegasnya.
Dikatakanya juga dirinya siap secara mental mengikuti Rakerdasus yang akan digelar 30 Juli nanti. Saat pendaftaran tersebut Ketut Kinog didampingi oleh teman seprofesi dari Universitas Udayana, Prof, Dr Swastika Adiguna, Ir Wayan Surata dan Drs Komang Ardana. Termasuk pula yang mengiringi ratusan pendukungnya dari Nusa Penida dan iringan Baleganjur dengan pakaian adat madya.
Di sekretariat DPD II Golkar, yang menerima saat pengambilan formulir adalah Dewa Made widiasa Nida dan beberapa pengurus partai.
Ketika ditanya siapa yang akan mendampinginya nanti sebagai calon wakil, Kinog menegaskan belum berpikir ke hal tersebut. "Saya justru lebih berkonsentrasi untuk memenangkan rakerdasus dulu." Ungkapnya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5535 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3481 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2330 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1167 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan