Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kejari Singaraja Diminta Tegas

Singaraja

Jumat, 25 Juli 2008, 17:02 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Penanganan kasus "mark up" loader yang telah menyeret satu pelaku ke sel tahanan LP Singaraja, Junat (25/7) menuai kritik dari LSM Bali Jejeg. LSM ini meminta Kejaksaan Negeri Singaraja mengambil langkah tegas untuk menyeret semua pelaku "mark up" loader tersebut.



" Semestinya kejaksaan harus bertindak dengan adil, bila satu orang yang telah ditahan semua pelaku juga dimasukan kedalam sel tahanan, selain itu Kejaksaan harus jeli untuk menindaklanjuti kasus tersebut dengan menelusuri aliran dana pengelembungan pengadaan alat berat tersebut," ungkap Ketua LSM Bali Jejeg, Nyoman Sumarta yang akrab disapa Gatot.

Diduga, ketiga tersangka dalam kasus "mark up" pengadaan alat berat berupa loader pada tahun 2004 tersebut melibatkan sejumlah petinggi di lingkungan Pemkab Buleleng.

" Ini harus dilakukan penyelidikan dan penyidikan secara terus menerus dari aliran dana pengadaan alat berat itu, sebab ada indikasi pejabat lain yang terlibat, jangan sampai ketiga orang ini hanya dikorbankan saja, kejaksaan harus jeli itu," ujar Sumarta.



Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Singaraja, Aditiyawarman melakukan penahanan terhadan Mantan Kepala TU pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buleleng, Nyoman Pasek, setelah bukti kuat atas keterlibatannya dalam pengelembungan dana pengadaan loader.



Sedangkan dua tersangka lainnya, Mantan Kepala Dinas PU Ketut Tambun dengan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa, Ketut Sarjana masih bisa bernafas lega karena belum ditahan.

Mantan Kepala Dinas PU Ketut Tambun belum dijebloskan kedalam sel tahanan lantaran alasan sakit yang dikuatkan surat keterangan dokter, sedangkan Sarjana sendiri masih dalam pemeriksaan untuk menguatkan
keterlibatannya. (sas)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami