Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Rumah Dadong Penerima BLT Ludes Terbakar

Mendoyo

Senin, 4 Agustus 2008, 15:24 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Rumah dadong atau nenek Ni Nyoman Weter (75), warga dusun Tegal Ngoneng, Dauh Tukad, Mendoyo ludes terbakar Senin (4/8) sekitar pukul 10.30 Wita. Si jago merah ini membakar habis seisi rumah termasuk uang bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp. 100 ribu.



Menurut penuturan I Ketut Sandra, saksi mata yang melihat pertama kali, rumah yang sekaligus dapur berukuran 5 X 4 meter ini dalam keadaan kosong karena ditinggal penghuninya.

"Saat saya keluar rumah, saya kaget melihat asap yang mengepul dari rumah yang terbakar itu," ujar Sandra yang rumahnya di barat rumah Weter. Melihat kejadian tersebut, Sandra langsung lari ke jalan dan berteriak minta tolong serta menyuruh adiknya memukul kulkul bulus (kentongan tanda bahaya).

"Ketika saya kembali dari minta tolong, api sudah membakar ludes sebagian bangunan dan isinya," jelas Sandra. Mendengar teriakan Sandra, warga yang sedang mempersiapkan upacara tiga bulanan di salah satu tetangga Weter berhamburan ke TKP.



Namun karena rumah yang ditempati Weter bersama anaknya Kayan Wintra (40), terbuat dari bahan yang mudah terbakar, bantuan warga tersebut tidak banyak membantu. Belum lagi pemadam kebakaran yang ditunggu kehadirannya di lokasi untuk membantu memadamkan api, terlambat datangnya.



Sementara pemilik rumah, Ni Nyoman Weter tampak shock dan mengaku tidak tahu penyebab kebakaran yang membuat rumah beserta isinya itu hanya tinggal puing-puing saja. "Saat saya ada di rumah keluarga yang berlokasi di selatan rumahnya. Saya tidak tahu apa penyebab kebakaran itu, padahal sebelum saya tinggal api di tungku sudah saya matikan dan tidak ada obat nyamuk atau dupa yang menyala,"jelasnya.

Akibat kebakaran ini, Weter mengaku mengalami kerugian sekitar Rp.5 juta rupiah. "Saya sudah tidak punya apa-apa, hanya tinggal pakaian yang saya kenakan ini saja," ujar janda penerima BLT tersebut.

Kapolsek Mendoyo, AKP I Ketut Suparta, langsung turun ke TKP mengatakan dari hasil olah TKP dan keterangan yang berhasil dihimpun, diduga penyebab kebakaran karena korsleting listrik. "Kita duga penyebabnya karena korsleting listrik," terangnya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami