Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Pelari Kenya Dominasi Bali 10 K
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pelari dari Kenya masih terlalu tangguh bagi pelari lainnya dalam lomba lari Bali 10 K yang digelar di Bali hari ini (10/8). Hampir seluruh gelar juara diborong pelari dari Benua Afrika ini.
Start Lomba lari Bali 10 K ini dimulai pukul 05.30 Wita di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon. Sekitar 8 ribu pelari dilepas Menteri Budaya dan Pariwisata Jero Wacik.
Peserta lomba Bali 10 K ini kemudian menempuh rute Jalan Raya Puputan Renon- Dewi Sartika " Diponegoro " Surapati " Hayam Wuruk " dan kemabli finish di tempat semula.
Di akhir lomba, juara satu diraih pelari asal Kenya Robert Kilagat Kosgei dengan waktu 29:37;93. Di peringkat kedua diraih pelari Ethiopia Mekonnen Yiman Emiru dengan catatan waktu 29:44;22.
Juara ketiga hingga kelima diborong pelari asal Kenya. Juara ketiga diraih Nicholas Merica Chemaringo dengan waktu 30:04;88, Julius Mbugua Kangethe (30:12;17) di posisi empat, dan Sammy Kiprop Kiptoo di posisi kelima dengan waktu (30:17;36).
Sementara juara Bali 10 K tahun lalu, Patrick Kiprino Rotich, asal Kenya, gagal mempertahankan gelar juara Bali 10 K yang diraihnya tahun lalu dan juga gagal meraih posisi 10 besar.
Untuk kelompok elit dunia panitia menyediakan hadiah total sebesar 10.500 dolar AS. Juara I sebesar 4.000 dolar AS, juara II 3.000 dolar AS, dan juara III 1.000 dolar AS. (bob)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2024 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun