Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
J-Net di Kantor Desa & Sekolah Tidak Sesuai Harapan
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Keberadaan J-Net yang terpasang di sekolah maupun di kantor-kantor desa mulai mendapat sorotan. Pasalnya, dalam desain awal J-Net di tempat tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat umum seusai jam sekolah maupun jam kantor. Namun kenyataannya, setelah pulang sekolah atau pulang kerja perangkat J-Net tersebut terkunci dengan aman di ruangannya tanpa bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
Baca juga:
Massa Geruduk Kantor TV Nasional Sri Lanka
"J-Net sudah berubah dari desain awalnya. J-Net di sekolah dan di kantor desa hanya dimanfaatkan oleh pihak sekolah dan desa saja. Pulang sekolah atau pulang kerja, J-Net tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat umum karena ruangannya dikunci," ungkap sebuah sumber yang ikut membidani lahirnya J-Net, Jumat (29/8).
Menurutnya, semestinya ruangan untuk J-Net di sekolah dan di kantor desa dipisahkan dari ruangan induk sekolah maupun kantor desa sehingga saat pulang kerja atau pulang sekolah ruangan J-Net bisa tetap buka 24 jam dengan tidak mengganggu ruangan lainnya. "Untuk mengontrol pemakaian J-Net, cukup disediakan buku tamu. Yang datang dan mempergunakan J-Net wajib mengisinya," ucapnya.
Baca juga:
Massa Geruduk Kantor TV Nasional Sri Lanka
Sumber tersebut sangat berharap Pemkab Jembrana bisa segera melakukan penanganan terkait dengan belum maksimalnya keberadaan J-Net disekolah dan kantor desa tersebut. "Kalau terus dibiarkan seperti ini tentunya sangat disayangkan investasi yang begitu besar namun hasil yang didapatkan tidak maksimal," harapnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 477 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 385 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 318 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan