Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Pelaku Coba Hilangkan Jejak dengan Bakar Korban
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Biadab. Barangkali itu kata yang paling tepat untuk ditujukan kepada pelaku pembunuhan pasutri di Gatsu Barat. Selain tega menghabisi kedua korban dalam kondisi bugil, pelaku juga berupaya menghilangkan jejak dengan membakar kedua jenazah korban.
“Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui pelaku berusaha membakar korban dengan meletakkan bantal di bawah kepala korban Yudianto, namun Tuhan berkehendak lain, api padam sebelum berhasilk membakar korban, sehingga identitas korban masih jelas,” jelas Kapoltabes Denpasar, Kombes Alit Widana, Minggu (31/8).
Jenazah Yudianto Suyono (49 tahun) dan istrinya Yeni Suryawati (48 tahun) ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di dalam kamarnya, di jalan Gatot Subroto Barat nomer 392 Denpasar. Jenazah Yudianto ditemukan tergeletak di lantai dengan kondisi telanjang, sementara jenazah istrinya Yeni ditemukan tak bernyawa di atas kasur dengan kondisi juga tanpa busana.
Untuk mencari pelaku pembunuhan sadis ini, tim labfor kepolisian Poltabes Denpasar dan Polda Bali melakukan olah TKP di lokasi pembunuhan. Selain itu, polisi juga telah memeriksa 6 orang saksi termasuk pembantu rumah tangga korban.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi tidak menemukan adanya unsur perampokan dalam peristiwa ini, mengingat semua harta benda korban masih utuh di tempatnya. Aksi pembunuhan ini juga dilakukan dengan rapi sehingga polisi harus melakukan olah TKP sebanyak 2 kali.
Suami istri korban pembunuhan ini merupakan pengusaha jual beli mobil bekas dan asesoris mobil di Denpasar Barat. Di lokasi pembunuhan, mereka hanya tinggal bertiga dengan seorang pembantu, sementara seorang anaknya tinggal di Surabaya. (dev)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun