Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Tersangka Diduga Stress Karena Gagal Masuk TKI
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Perilaku buruk tersangka AA Gede Rai Yoga mulai terungkap, semenjak dia gagal bekerja sebagai TKI ke Korea. Dia pun merengek-rengek minta pekerjaan ke Yudianto dan akhirnya diterima. Apa lacur, 1,8 tahun bekerja, tersangka tega membunuh majikannya hanya karena sakit hati.
Demikian dikatakan Budi Utomo Selasa (2/9), saat ditemui sejumlah wartawan di bengkel Anugerah Motor Baru di Jalan Gatsu Barat Nomor 5 Denpasar. Dia mulai menceritakan borok tersangka AA Gede Rai Yoga.
Dikatakannya, tersangka Rai sudah lama ikut dengan Yudianto. Bahkan pernah direkrut bekerja di bengkel Anugerah Motor Baru.
Seingat Budi Utomo, setahun lalu tersangka pamitan berhenti bekerja. Lantaran hendak masuk jaringan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang akan berangkat ke Korea. Namun tersangka tidak diterima sebagai TKI.
“Dia sudah lama ikut Yudianto. Berhenti bekerja dan mau jadi TKI, tapi gagal,†ujar lelaki asal Malang ini.
Budi Utomo masih ingat, ditengah menganggur, tersangka berniat bekerja kembali di bengkel Anugerah Baru Motor.
“Dia merengek-rengek minta kerja. Awalnya Yudianto tidak kasih, tapi mengingat tersangka pernah bekerja, akhirnya diterima,†bebernya.
Pengabdian tersangka Rai, berbuah petaka. Dia tega membunuh majikannya hanya karena sakit hati saat meminjam uang Rp 200 ribu untuk merayakan Kuningan bersama keluarganya.
Jumat (29/8) sekitar pukul 16.30 Wita, tersangka membunuh Yeni Suryawati dengan cara mencekik lehernya. Disusul kemudian, suaminya Yudianto Siono yang baru datang dari bengkel Anugerah Baru Motor.
Korban asal Malang ini dikepruk dengan pipa besi sebanyak dua kali hingga tewas seketika. Tersangka AA Gede Rai Yoga kalap.
Dia melucuti kedua pakaian pengusaha itu dan berusaha membakar tubuh korban di dalam kamar. Beruntung api cepat padam, namun tak urung tubuh korban dan kamar dalam keadaan menghitam.
Tersangka asal Klungkung ini kabur dan membuang pakaian korban di dekat jembatan di Gianyar. Dari aksi pembunuhan itu, tersangka berhasil merampas uang korban senilai Rp 12 juta dan sebagian dihabiskan di arena tajen di Yang Batu Denpasar. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun