Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Ribuan Pemudik Padati Gilimanuk
Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ribuan pemudik baik menggunakan sepeda motor maupun mobil pribadi mulai memadati Pelabuhan Gilimanuk. Kamis (25/9) malam, pemudik yang mengendarai sepeda motor maupun mobil pribadi terus berdatangan sehingga membuat antrean semakin panjang.
Antrean kendaraan roda empat hingga mencapai parkir manuver. Sedangkan antrean pemudik dengan sepeda motor semakin malam semakin panjang hingga saat ini mencapai areal parkir di depan pertokoan Gilimanuk. Para pemudik harus menunggu 1,5 – 2 jam untuk bisa masuk ke kapal.
Kepala Cabang ASDP Ketapang Gilimanuk, Carda Damanik mengatakan dibandingkan dengan tahun sebelumnya arus mudik pada H-6 memang mengalami dan akan semakin meningkat hingga puncaknya diperkirakan pada H-3 nanti.
"Agar antrean tidak terlalu panjang,kami akan mempercepat interval waktu berlayar. Kalau biasanya waktu berlayar, sandar, bongkar muat masing 45 menit, di saat arus mudik ini akan kita pangkas menjadi 40 menit," jelasnya.
Lanjutnya, dengan perlakuan seperti ini otomatis jumlah pelayaran akan bertambah sehingga penumpang yang bisa diangkut juga semakin banyak. "Kami akan berupaya maksimal," tandasnya.
Damanik mengakui kendatipun pihaknya telah berupaya maksimal, antrean tetap tidak bisa dihindari lantaran jumlah penumpang akan terus bertambah.
"Menurut prediksi kami, jumlah pemudik tahun ini akan bertambah. Namun kami tetap mengutamakan keselamatan penumpang sehingga kapal yang akan berlayar kita awasi dengan ketat agar tidak mengangkut muatan melebihi daya angkut maksimal," ujarnya.
Sementara itu Syahbandar Gilimanuk, Dewa Nyoman Kari, mengatakan cuaca di Selat Bali memang bersahabat namun dirinya meminta agar nahkoda tetap waspada dan terus memantau perubahan perkembangan cuaca di Selat Bali.
"Cuaca di Selat Bali memang sulit diprediksi. Kita tetap berkoordinasi dengan BMG dan terus memantau setiap pergerakan kapal," pungkasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun