Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Ratusan Ribu Orang Tinggalkan Bali
Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Selama kurun waktu seminggu, mulai H-7 sampai H-1 menjelang lebaran, ratusan ribu orang pergi meninggalkan Bali. Sedangakan puncak arus mudik terjadi pada H-3.
Dari data penumpang kapal yang menyeberang di Pelabuhan Gilimanuk selama kurun waktu H-7 (24/9) sampai H-1 (30/9) tercatat ada 235.070 penumpang. Sedangkan sepeda motor sebanyak 54.579 unit dan mobil 23.441 unit.
Seperti lebaran sebelumnya, puncak arus mudik lebaran tahun ini pada H-3 dengan jumlah penumpang kapal yang tercatat mencapai 51.766 orang, sepeda motor 13.696 unit dan mobil 42.280 unit.
Keseluruhan penumpang tersebut dilayani oleh 24 kapal yang terdiri dari 16 kapal motor penumpang (KMP) dan 8 kapal landing craft tank (LCT).
Manajer Oprasional ASDP Gilimanuk, Ospar Silaban, ketika dikonfirmasi Rabu (1/10) mengatakan jumlah penumpang kapal yang akan mudik mengalami peningkatan 12-15 persen dari lebaran tahun lalu.
"Kita sudah prediksikan akan terjadi kenaikan sehingga antrean tidak bisa dihindari," ujarnya. Ospar menyatakan pihaknya sudah bekerja maksimal namun antrean tetap tidak bisa dihindari.
"Kami sudah bekerja maksimal namun antrean tetap saja tidak bisa dihindari. Tapi secara umum, semuanya berjalan lancar dan kekurangan yang terjadi akan kita jadikan bahan evaluasi untuk menghadapi arus mudik pada Lebaran tahun mendatang,"tandasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5505 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2315 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1128 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan