Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Rumah Made Jebol Diterjang Air Bah
Blahbatuh
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Hujan lebat sejak dinihari tadi mengakibatkan sejumlah air sungai di Gianyar meluap. Akibatnya sebuah rumah warga di Desa Blahbatuh Gianyar amblas atau jebol diterjang air bah.
Rumah warga yang amblas atau jebol diterjang air bah ini terletak di Banjar atau Dusun Bangun Liman, Desa Buruan, Blahbatuh, Gianyar. Air bah akibat luapan air sungai menerjang rumah sederhana milik Made Purnama hingga amblas ke daerah aliran sungai.
Menurut Made, kejadian ini terjadi secara tiba-tiba saat mereka baru bangun tidur. Salah satu bangunan rumah di sisi utara, yang terletak di dekat sungai tiba-tiba diterjang air bah hingga amblas ke bawah.
“Saat saya dan keluarga baru bangun tidur sekitar jam 6 pagi, tiba-tiba air bah dari utara masuk ke halaman rumah kami dan kemudian menabrak tembok dan rumah. Rumah saya jadi amblas ke bawah sana (aliran sungai),†jelas Made.
Meski mengakibatkan kerusakan yang cukup parah, peristiwa ini tidak sampai memakan korban jiwa. “Saat kejadian tidak ada anggota keluarga kami yang tidur di bangunan tersebut. Syukurlah semuanya selamat,†imbuh Made.
Hujan lebat selama beberapa jam juga mengakibatkan belasan hektar sawah di Desa kemenuh Sukawati, Gianyar terendam air. Kondisi ini mengganggu aktivitas petani dan juga merusak tanaman padi milik para petani. (art)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5507 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2316 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1129 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan