Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 20 Juni 2026
Lepas Jenuh Saat Musim Paceklik
Cupel
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Bulan purnama merupakan musim sepi tangkapan ikan sehingga kebanyakan nelayan enggan melaut. Untuk mengusir kejenuhan di saat tidak melaut, nelayan Dusun Munduk Asem, Cupel, Negara mempunyai cara yang unik. Mereka menggelar lomba miniatur jukung yang mirip dengan jukung asli seperti yang biasa mereka bawa untuk melaut.
Jukung yang dilombakan sangat mirip dengan jukung asli lengkap dengan layar dan kantih (penyeimbang jukung) di sisi kiri dan kanannya. Awalnya para peserta pergi ke tengah laut, kurang lebih 300 m dari bibir pantai, untuk melepas miniatur jukung tersebut. Kemudian, miniatur jukung dibiarkan berlayar dengan bantuan ombak dan angin yang meniup layarnya. Pemenangnya adalah miniatur jukung yang paling awal mencapai bibir pantai dan pemiliknya berhak atas hadiah senilai Rp. 600 ribu.
Awamilbirry (37), nelayan Dusun Munduk Asem, Cupel, Sabtu (18/10) mengatakan lomba seperti ini hanya ada di Munduk Asem saja untuk mengusir kejenuhan nelayan yang enggan melaut saat musim paceklik ikan. "Lomba seperti ini hanya ada di Munduk Asem saja. Hadiahnya yang lumayan besar sangat berarti bagi nelayan saat musim sepi ikan seperti ini," ujarnya.
Karena lomba seperti ini terbilang unik, tak ayal jumlah penonton yang menyaksikan lomba ini pun berjubel. Mereka dengan senang hari berbasah-basahan terkena air laut hanya untuk menyaksikan lomba yang unik ini. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun