Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Melalui Festival Gajah Mada dan Great Sale

Denpasar

Selasa, 21 Oktober 2008, 16:38 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Jalan Gajah Mada yang sejak dahulu kala memiliki nilai-nilai tradisional/budaya, multikultur, ekonomi, nostalgia, humanis dan sumber inspirasi perlu di Re-Branding (pencitraan kembali). Sehingga Jl. Gajah Mada bisa menjadi salah satu ikon wisata di Kota Denpasar.

Hal tersebut disampaikan Putu Suwitra dari Deva Communication saat mempresentasikan Festival Gajah Mada dan Great Sale di Ruang Rapat Kantor Walikota beberapa waktu lalu.



Prensentasi yang di hadiri Sekkot Denpasar I Nyoman Aryana, Kepala Bappeda AA Bagus Sudarsana dan instansi terkait, presentasi ini berkaitan dengan persiapan penyelenggaran Festival Gajah Mada dan Great Sale yang dilaksanakan minggu ketiga bulan Desember mendatang.

Lebih lanjut Putu Suwitra mengatakan nilai-nilai yang telah dimiliki Jl. Gajah Mada sejak dahulu perlu perlu lebih digaungkan namun jangan sampai membias kemana-mana. Sehingga Jl. Gajah Mada menjadi ikon tersendiri untuk Kota Denpasar.

Untuk itu melalui Festival Gajah Mada dan Great Sale yang diselenggarakan minggu ketiga bulan Desember mendatang Ia merasa mempu mencitrakan Jl. Gajah sesuai dengan nilai-nilai yang dimiliki. Seperti kita ketahui Jl. Gajah Mada merupakan kawasan kota yang mungkin satu-satunya di Indonesia masih mempunyai kehidupan tradisional, ujara Suwitra.



Disamping itu menurutnya keaslian Bali masih ada ditengah-tengah aktivitas ekonomi dan interaksi sosial terkini. Dengan atmosfir budaya dan humanisnya memberi inspirasi untuk menjadi salah satu tujuan wisata di Kota Denpasar.

Menurut Plt. Kadis Perindag Kota Denpasar, I Wayan Gatra ditemui di sela-sela rapat mengatakan Festival Gajah Mada dan Great Sale mendatang dikemas dengan memadukan budaya dan ekonomi melalui pameran UMKM.



Festival outdor akan berlangsung lima hari sedangkan indor berlansung salema dua minggu, ujar Gatra. Dalam Festival Gajah Mada dan Great Sale pedagang dan UMKM bukan semata-mata memberikan diskon namun juga bagaimana memberikan pelayanan yang memuaskan bagi konsumen.

Lebih lanjut ia menambahkan gebyar Festival Gajah Mada dan Great Sale akan ditampilkan fashion show, multikultur dengan suasana ekstrafagansa. Kasi Perdagangan Dinas Perindag Kota Denpasar Laxmi Saraswati menambahkan dalam Festival Gajah Mada dan Great Sale tidak hanya melibatkan UMKM dan toko-toko, namun diharapkan hotel-hotel juga terlibat dalam event tersebut.

Kita juga harapkan hotel-hotel telibat dalam event tersebut dengan melaksanakan pameran seperti makanan terkait dengan pariwisata, ujar Laxmy. Dengan demikian ia mengharapkan mampu menarik wisatawan untuk terus berkunjung ke Bali dan Denpasar khususnya. (ctg/*)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami