Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pemuda NTT Tusuk Pasutri Pengusaha Wartel

Minggu, 9 November 2008, 20:09 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Gagal ngintip bos cewek mandi, Ferdinandu Lan Tae (25), bukannya kabur. Pemuda kelahiran Haliluk, Atambua, NTT ini, malah mengamuk, menusuk pasangan suami istri (pasutri) I Made Bagus Ginastra (36), dan Ni Putu Adiasih Mainarai (26) dengan pisau lipat. Beruntung nyawa dua pasutri, pengusaha wartel dan isi ulang di Jalan Cokroaminoto 56 Denpasar itu, berhasil diselamatkan.

 

Tusukan membabi-buta yang dilakukan Ferdinandu, mengakibatkan I Made Bagus Ginastra mengalami luka tusuk menganga di punggung dan kedua tangannya. Yang paling parah adalah istrinya, Ni Putu Adiasih Mainarai mengalami luka tusuk dibagian dada kiri dan kanan serta tangan. Keduanya masih dirawat intensif di RSUD Wangaya Denpasar.

Hingga kini, kedua korban belum bisa dimintai keterangan, karena masih dirawat di UGD RSUD Wangaya. Aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian.

Saksi di lokasi kejadian menerangkan, awalnya mendengar jeritan minta tolong sekitar pukul 04.30 Wita. “Katanya, saat kejadian bos cewek sedang kencing di lantai dua dan melihat Ferdinandu,” jelas Rudi Saputra (25) rekan tersangka.

Sadar ada yang mengintip, Adiasih langsung berteriak minta tolong. Tolong,,…tolong,,,..ada yang mengintip, teriak Adiasih memanggil suaminya. Teriakan Adiasih juga didengar warga setempat.

Informasi lainnya menerangkan, ada dugaan, Ferdinandu tak hanya mengintip tapi akan memperkosa korban. Begitu kedoknya ketahuan, tersangka yang baru sehari bekerja di usaha korban yakni, usaha wartel dan isi ulang di jalan Cokroaminoto no 56 Denpasar itu, berusaha melarikan diri ke kamar.

 

Di kamar itulah, Ferdinandu mengambil pisau lipat dan kembali mendatangi korban, yang saat itu sedang keluar dari kamar mandi. Ketika itu, suami korban dan warga datang.

Bos cewek ditusuk di depan kamar mandi lantai dua,” beber Rudi yang saat ini masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Polsek Denbar.

Ferdinandu kalap dan membabi-buta menusuk korban, di bagian dada kiri dan kanan, serta tangan. Belum sempat menghabisi nyawa Adiasih, tersangka melihat Ginastra datang membantu. Secepat kilat, amarah Ferdinandu membara dan menguber Ginastra.Keduanya pun berkelahi satu lawan satu. Tak ayal, Ginastra tertusuk di bagian punggung. Cress,,,,darah segar muncrat dari punggung Ginastra.

Kendati punggungnya ditusuk, Ginastra melawan dengan tangkisan tangan dan akhirnya berhasil merebut pisau yang digenggam tersangka.

Lantaran tubuh Ginastra lebih besar, akhirnya Ferdinandu pun dibekuk. Tak lama bergumul, warga datang dan mengamankan tersangka dan menyerahkannya ke Polsek Denbar.

Dalam pergumulan tersebut, tersangka Ferdinandu mengalami luka berdarah di bagian kepala. Ada dugaan kepalanya terbentur dinding saat bergumul dengan Ginastra. Hingga kini, tersangka masih dirawat di RS Trijata dan belum diperiksa.

“Pelakunya sudah diamankan berikut pisau lipat yang dipakai untuk menusuk pasangan suami istri. Pelaku masih dirawat di RS Trijata dan belum bisa diperiksa. Masih kita selidiki,” papar Kapolsek Denbar AKP IB Mantra SH, Minggu (9/11). (Spy)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dey



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami