Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Judi Tajen di Pinggir Pantai Digerebek
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Arena tajen yang digelar di tepi pantai dikawasan Banjar Kubu Alit Kedongan Badung, Rabu (19/11) sekira pukul 11.30 Wita, digerebek satuan reskrim Poltabes Denpasar. Akan tetapi, Polisi gagal menangkap para penjudi dan hanya mengamankan belasan ekor ayam aduan.
Demikian dijelaskan Pahumas Poltabes Denpasar Kompol Ketut Suwetra SH mengatakan, tajen yang digelar di kawasan itu sudah diincar lama aparat kepolisian, karena diduga dijadikan arena judi sabung ayam. Polisi bernasib mujur karena Rabu (19/11) sekira pukul 11.30 Wita sabung ayam digelar.
Pengerebekan berkat informasi masyarakat di sana digelar sabung ayam,†urai Pahumas, Kamis (20/11). Menerima laporan, Satuan Dalmas dan Sat Reskrim Poltabes Denpasar, bergerak ke lokasi di kawasan Banjar Kubu Alit Kedonganan, Jimbaran. Sayang, polisi terlambat.
Para penjudi yang awalnya berteriak-teriak menawarkan taruhan, lari pontang panting, begitu melihat kehadiran polisi.
Pemain bubar saat melihat anggota polisi datang menggerebek. Penjudinya tak ada yang tertangkap,â€ucapnya.
Meski tanpa hasil, satuan reskrim mendapatkan ayam aduan. Berupa : 14 ekor ayam aduan, 13 sangkar ayam, 1 buah taji dan 1 tas plastik. Barang bukti tersebut kini diamankan di mako Poltabes Denpasar.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4115 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1411 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 938 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun