Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Suami Hajar Istri Dengan Pipa Besi
BERITABALI.COM, BULELENG.
Mencurigai istrinya 'mamitra' atau berselingkuh lantaran terlambat pulang ke rumah, seorang suami di Desa Bebetin, Kecamatan Sawan, nekat main hajar dengan menggunakan sebatang pipa besi.
Kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT yang menimpa Luh Sari Ningsih (24), dilakukan suaminya Nyoman Suarjana alias Caplin (32).
Aksi premanisme dalam rumah tangga ini membuat terkejut sejumlah tetangga, sebab tindakan pelaku mengakibatkan korban mengalami luka parah pada bagian kepala dan tangan akibat pukulan pipa besi bertubi-tubi.
Kemarahan suami korban disebabkan korban terlambat pulang ke rumah dari berbelanja ke pasar hingga kemudian berlanjut dengan aksi pemukulan dengan sebatang pipa besi yang telah dipersiapkan pelaku, ungkap Perwira Humas Polres Buleleng Kompol I Made Sudirsa.
Pahumas Made Sudirsa mengatakan, belum mengetahui secara pasti penyebab aksi kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan pelaku.
Diduga ulah suami korban memukul sang istri mengunakan pipa besi akibat cemburu buta,†ujarnya singkat.
Dalam laporannnya, korban Luh Sari Ningsih di Mapolres Buleleng menyebutkan, aksi yang dilakukan suaminya Nyoman Suarjana alias Caplin dilakukan secara tiba-tiba setelah pulang dari pasar dengan memukul bagian kepala, paha, kaki dan tangan mengunakan sebuah pipa besi.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5521 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3480 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2324 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1141 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan