Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Buser Sukasada Korban Ban Sepeda Motor
BERITABALI.COM, BULELENG.
Aksi penangkapan jaringan togel di Dusun Pererenan Desa Gitgit Kecamatan Sukasada, selasa (2/12) dilakukan Jajaran Polsektif Sukasada dengan penuh perhitungan, bahkan seorang anggota Buser Sukasada terpaksa mengorbankan ban sepeda motornya agar bisa masuk menangkap pengecer togel.
Penangkapan yang dilakukan anggota Buser Sukasada terhadap Gede Dana (52) awalnya tidak menemukan adanya barang bukti, namun dari kecerdikan polisi yang mengorbankan ban sepeda motornya ditusuk hingga kemudian bisa masuk ke rumah pelaku dan menambal ban sambil melakukan penyelidikan.
memang ada anggota yang terpaksa menusuk ban sepeda motornya untuk bisa masuk ke lokasi pengecer ini, sebab tersangka Gede Dana membuka usaha tambal ban, dari sanalah kemudian kita berhasil menangkap pelaku walaupun harus korban ban sepeda motor,â€ungkap Kapolsektif Sukasada, AKP. Nyoman Sudirga.
Tanpa disadari, pelaku yang tengah menambal ban mendapatkan pesan singkat yang berisi sejumlah angka-angka pasangan, mendapat peluang demikian polisi kemudian mengambil handphone pelaku dan melihat adanya pemasang sehingga Gede Dana langsung ditangkap.
setelah kita tangkap dan intrograsi pelaku mengakui menerima pemasangan angka, hingga kita kembangkan dan berhasil menangkap yang lainnya termasuk sang Bandar kita juga amankan,ujar Sudirga.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 963 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 785 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 608 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 564 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik