Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Derita Kanker Payudara, Dadong Gantung Diri
BERITABALI.COM, BULELENG.
Lantaran mengidap kanker payudara yang tidak kunjung sembuh, seorang dadong atau nenek di Dusun Semega, Desa Unggahan Kecamatan Seririt Buleleng nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Aksi yang dilakukan Ni Nyoman Tiki (50) tersebut kontan mengejutkan keluarga dan warga Dusun Semega, Desa Unggahan Kecamatan Seririt, bahkan hingga Senin (8/12) banyak warga yang menyayangkan perbuatan sang nenek.
Kami tidak menyangka, nenek ini akan berbuat nekat seperti ini, kalau kesehariannya biasa-biasa saja tidak pernah menunjukan perbuatan yang mencurigakan, mungkin karena putus asa sehingga nekat gantung diri, ungkap Wayan Ciptawan, warga yang pertama kali menemukan korban Nyoman Tiki tergantung di plafon ruang tamu rumah korban.
Berdasarkan hasil olah lokasi peristiwa dan pemeriksaan medis, korban Ni Nyoman Tiki murni mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.
Berdasarkan penyidikan dan pemerikasaan di lokasi peristiwa hanya ada luka bekas jeratan pada leher korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, ujar Kapolsektif Seririt, AKP. Putu Naya.
Terkuaknya aksi yang dilakukan dadong Nyoman Tiki berawal saat Wayan Ciptawan akan mengambil semen di ruang tamu sembari memanggil nama korban. Namun lantaran tidak menyahut, Ciptawan langsung masuk ke dalam rumah dan
menemukan sang nenek telah tewas gantung diri.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5507 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2316 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1129 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan