Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Buang Air Besar, Dadong Tewas Terseret Arus
Sudaji
BERITABALI.COM, BULELENG.
tewas tenggelamSesosok mayat dadong atau nenek-nenek, hari ini menggegerkan warga Dusun Rarangan Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng. Korban diperkirakan tewas terseret air sungai usai buang air besar.
Mayat perempuan yang kemudian diketahui bernama Nyoman Rantin (60), warga Dusun Rarangan, Desa Sudaji, Buleleng ditemukan pertama kali, Jumat (13/3) oleh Luh Senadi (53) dan Ketut Nuada (45). Saat ditemukan Nyoman Rantin telah tidak bernyawa dan tersangkut pada bebatuan di sebuah kali di Dusun Rarangan.
” Tewasnya korban Nyoman Rantin diperkirakan akibat terseret air sungai yang deras setelah terpeleset saat melintas di atas sungai usai buang air besar. Saat itu sekitar jam setengah lima pagi, korban pamitan, namun tidak pernah kembali sehingga dilakukan pencarian dan korban ditemukan telah meninggal dunia,” ungkap Kapolsek Sawan, AKP. Nyoman Supardi MP.
Setelah dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan awal, jenasah Nyoman Rantin yang sehari-hari sebagai buruh tersebut langsung disemayamkan di Kuburan Desa Adat Sudaji dan dilakukan pemeriksaan awal.
”Karena ini salah pati, korban langsung dibawa ke kuburan, karena adat di Desa Sudaji yang meninggal salah pati tidak boleh dibawa pulang ke rumah,” papar Supardi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Medis Puskesmas Sawan, tewasnya korban diperkirakan tewas akibat benturan pada bagian kepala saat terseret arus air sungai.
Kepala korban terendam hingga menghembuskan nafas terakhirnya. Selain itu, pada tubuh korban juga ditemukan luka goresan pada kaki dan punggung.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 407 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 356 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 351 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang